Berita & Artikel

Didapuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) secara resmi mengumumkan dimulainya DAIKIN Designer Award 2026. Membuka pendaftaran sejak 1 Mei 2026, pada tahun keenam pelaksanaannya, DAIKIN membawa kompetisi tahunan bagi pegiat arsitektur dan desain interior ini ke tingkat ASEAN. “Terus mengembangkan kompetisi ini dalam setiap penyelenggaraannya, hingga membawanya ke tingkat ASEAN, menjadi cerminan komitmen besar DAIKIN pada tujuan besarnya. Yaitu mendorong bertumbuhnya inspirasi hunian dan bangunan komersial ideal yang menaruh perhatian pada nilai estetika dan penciptaan tata udara didalamnya,” ujar Ching Khim Huat, Associate Officer, Daikin Industries, Ltd. Deputy Regional General Manager, Air Conditioning Business in ASEAN and Oceania, Global Operations Division dalam sambutannya pada pembukaan kompetisi ini di Jakarta, Indonesia (30/4). Sebagai sebuah kompetisi tahunan, DAIKIN Designer Award perdana digelar pada tahun 2020. Kegiatan ini lahir dari gagasan perlunya ruang bagi para pegiat arsitektur dan desainer interior untuk berbagi visi tentang ruang hidup ideal yang memberi keseimbangan perhatian pada estetika keseluruhan ruang dan kenyamanan serta kesehatan melalui penciptaan tata udara ideal didalamnya. Keselarasan antara keindahan desain dan kenyamanan tata udara inilah yang sesuai dengan semangat yang dibawa AC DAIKIN Home Central. Dari sisi kenyamanan misalnya, solusi AC sentral bagi hunian dan bangunan komersial DAIKIN ini memiliki berbagai ragam fitur yang dibuat sesuai kebutuhan spesifik menyertai kesejukan udara yang dibawanya. Diantaranya filtrasi berlapis untuk mengeliminasi berbagai partikel merugikan kesehatan di udara serta kemampuan mengatur tingkat kelembapan udara. Keseluruhan keunggulannya ini terbalut indah dengan tampilan ragam desain unit indoor AC Home Central DAIKIN yang membuatnya dapat menyatu sempurna dengan tata interior bangunan. Menjadi lini premium AC DAIKIN, keunggulan desain ini bersanding dengan kepraktisan penempatan dan perawatan dari keunikannya yang dapat mengoperasikan beberapa unit indoor hanya dengan satu unit outdoor. “Kesiapan DAIKIN sebagai penyedia solusi tata udara terpercaya dan para pegiat arsitektur dan desain interior sebagai pelaku penggerak pada industri inilah yang kemudian diharapkan dapat melahirkan kolaborasi dalam mewujudkan visi ruang hidup ideal,” ujar Shinji Miyata. “Tak hanya di Indonesia, namun hingga ke kawasan ASEAN. Memperluas sekaligus mengembangkan inspirasi dengan berbagai karya yang tumbuh didalam DAIKIN Designer Award,” ujarnya lagi. Bicara mengenai kolaborasi besar ini, menurut Shinji Miyata, tercermin dari kolaborasi internal DAIKIN sendiri. Menjadi penyelenggara bersama DAIKIN Designer Award 2026 adalah empat afiliasi DAIKIN yang termasuk didalamnya DAIKIN Indonesia, DAIKIN Malaysia, DAIKIN Singapura dan DAIKIN Filipina. Sejalan dengan pernyataannya ini, DAIKIN Designer Award 2026 dirancang terbuka bagi peserta dari seluruh negara didalam kawasan ASEAN. Membuatnya semakin terbuka bagi tumbuhnya pendekatan desain yang segar mengenai ruang hidup ideal, selain dari profesional, kompetisi ini terbuka bagi peserta kategori mahasiswa. Setiap kategori peserta memiliki kesempatan berlaga berdasarkan aplikasi bangunan yaitu bangunan hunian dan bangunan komersial F&B. Tak hanya terbatas bagi karya terbangun, namun juga meliputi rancangan konseptual desain arsitektur maupun desain interior. Khusus untuk kategori karya terbangun bagi hunian, dengan pertimbangan pada perkembangan hunian vertikal, kompetisi ini memiliki sub kategori bagi bangunan apartemen atau kondominium. Disisi lain, keseriusan membawa kompetisi ini ke tingkat ASEAN dapat dilihat dari kolaborasi DAIKIN dengan berbagai asosiasi besar bidang arsitektur dan desain interior. Dari Indonesia misalnya, DAIKIN berkolaborasi dengan Ikatan Arsitek Indonesia dan Himpunan Desainer Interior Indonesia. Dari Malaysia dan Singapura, kolaborasi dilakukan dengan Malaysian Institute of Interior Designers (MIID) dan Society of Interior Designers Singapore (SIDS). Sementara Philippine Institute of Interior Designers menjadi asosiasi desainer interior Filipina yang turut berkolaborasi dalam penyelenggaraan kompetisis ini. Kolaborasi dengan asosiasi ini diantaranya terwujud pada susunan dewan juri yang melibatkan nama besar di bidang arsitektur dan desain interior. Dari Indonesia misalnya, nama besar di bidang arsitektur yaitu Tan Tik Lam dan Cosmas Gozali menjadi juri bersama dengan Alex Bayusaputro yang telah dikenal luas dari berbagai karyanya sebagai desainer interior profesional dan Wenky Handono sebagai perwakilan juri dari DAIKIN. Dari Malaysia dan Singapura, IDr Tay Ei Ling dari MIID dan ID1. Henry Yew dari SIDS menjadi dua nama besar di bidang desain interior menjadi juri. Sementara dari Philipina, IDr. Cecil Ravelas menjadi juri mewakili PIID. Untuk kemudahan pendaftaran bagi peserta sekaligus informasi lebih detail terkait dengan pelaksanaannya, DAIKIN membuka laman khusus www.daikindesignerawards.daikin.co.id. Pendaftaran ini akan dibuka sepanjang 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. DAIKIN sendiri menyiapkan berbagai apresiasi bagi jajaran pemenang dari tiap kategori. Termasuk diantaranya, hadiah berupa uang tunai sejumlah total 540 juta rupiah.

Berlangsung sepanjang 14 – 16 April lalu, PT Daikin Airconditioning Indonesia menghelat pelatihan bagi siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Cimahi, Jawa Barat. Sejumlah 87 siswa tercatat menjadi peserta pelatihan ini. Dengan fokus materi pada pemeliharaan dan penanganan kendala bagi unit AC hunian, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan wawasan sekaligus kompetensi siswa. Sejalan dengan tujuan ini, dalam pelaksanaannya, setiap siswa diwajibkan mengikuti ujian pada sebelum dan di akhir pelatihan untuk mengevaluasi pemahaman siswa terkait materi yang disampaikan. Dalam penyampaian materi pun, menjadi perpaduan dari teori dan praktek dengan memanfaatkan unit AC DAIKIN di laboratorium praktek siswa di sekolah tersebut. Hal ini dimungkinkan karena SMKN 1 Cimahi menjadi mitra DAIKIN dalam implementasi program DAIKIN Center of Excellence (CoE) di sekolah menengah kejuruan. Bertujuan mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya bidang tata udara (HVAC), melalui program ini diantaranya DAIKIN menghadirkan laboratorium pembelajaran lengkap dengan unit AC terkini. Untuk menunjangnya, DAIKIN memberikan pengayaan kurikulum berbasis industri serta pelatihan dan uji kompetensi terjadwal sepanjang tahunnya bagi siswa maupun tenaga pengajar. DAIKIN berharap kehadiran CoE ini mampu mencetak lulusan SMK dengan kompetensi teknis dan kesiapan kerja tinggi untuk menjembatani kebutuhan industri dengan dunia pendidikan melalui penguatan link and match yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam pengembangan ketrampilan teknisi di lapangan, DAIKIN menghelat pelatihan khusus bagi para trainer di berbagai area operasionalnya di Indonesia. Pelatihan ini berlangsung selama lima hari, sejak 6 April, dan dilaksanakan secara tatap muka di DAIKIN National Training Center, Jakarta. Fokus pelatihan bagi trainer DAIKIN ini mencakup dua aspek utama. Pertama, peningkatan pengetahuan mengenai perangkat kontrol canggih DAIKIN, meliputi REIRI dan Intelligence Touch Manager, beserta konfigurasi dan implementasinya. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembaruan terkait troubleshooting yang memberikan pemahaman lebih sistematis dalam menangani berbagai kendala pada solusi tata udara DAIKIN. Cakupan ini meliputi AC hunian, SkyAir, serta VRV yang menjadi perangkat unggulan DAIKIN untuk sistem tata udara bangunan komersial. Untuk memastikan pelatihan ini tetap relevan dengan kebutuhan di masa depan, para peserta juga diwajibkan untuk berbagi pengalaman yang dihadapi teknisi di lapangan. Sesi berbagi ini dilakukan melalui kolaborasi dengan tim Technical Development, yang dirancang untuk memperkaya pemahaman serta ketrampilan trainer berbasis pengalaman nyata. Pelatihan ini, bersama dengan kegiatan sejenis lainnya, akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang. Hal ini sejalan dengan komitmen DAIKIN dalam meningkatkan kompetensi trainer, mulai dari kemampuan mengidentifikasi kebutuhan, pengayaan materi pelatihan, hingga mentransfer keahlian praktis kepada para teknisi. Dengan demikian, kualitas layanan kepada pengguna dapat terus ditingkatkan.

DAIKIN resmi mengumumkan kebijakan masa garansi lebih panjang untuk dua kategori produknya, AC Nusantara Prestige untuk hunian dan SkyAir untuk segmen light commercial serta hunian premium. Berlaku efektif sejak diumumkan pada 1 April 2026, kebijakan masa garansi ini mencakup pembelian kedua kategori produk tersebut terhitung sejak 1 Januari 2026. Untuk Nusantara Prestige, garansi mencakup kompresor dan spare part hingga 5 tahun serta jasa hingga 3 tahun. Seri ini hadir dalam tiga model: ALPHA Inverter, BETA Inverter, dan Super Mini Split (SMS), serta menjadi AC DAIKIN pertama yang diproduksi di Indonesia dengan supervisi Jepang. Sementara bagi kategori AC SkyAir, mendapatkan garansi 5 tahun untuk kompresor dan spare part serta 1 tahun untuk jasa. Kebijakan ini berlaku untuk tipe split bagi varian cassette, ducted, dan floor standing. Mendukung penetapan masa garansi lebih panjang ini, DAIKIN juga memperkuat layanan purna jualnya. Diantaranya melalui keluasan akses yang meliputi berbagai kanal termasuk DAIKIN Contact Center, website resmi, hingga akun WhatsApp. Disisi lain, kemudahan akses bagi pengguna ini bakal didukung kecepatan respon melalui lebih dari 500 titik service di Indonesia dengan jam operasional yang diperluas. Kombinasi kebijakan baru garansi dan kesiapan layanan ini, melengkapi kekuatan DAIKIN pada kualitasnya yang telah terpercaya melalui perlindungan lebih lama dengan layanan yang terus terjaga prima. Berikut detail masing-masing untuk garansi yang DAIKIN berikan:

Torehan prestasi kembali dibuat DAIKIN Indonesia di tingkat regional dengan meraih posisi Runner Up 2 dalam ajang KIWAMI FY25. Menjadi kompetisi antar afiliasi DAIKIN di kawasan ASEAN-Oceania (ASE-Oce), ajang ini mengangkat kisah sukses implementasi program maintenance untuk pembelajaran bagi pengembangan tiap afiliasi. Dalam kompetisi ini, DAIKIN Indonesia mengusung proyek pilihan. Dipilih terkait tantangannya pada pengaturan suhu yang masih bergantung dari analisis manual dan jadwal tetap yang membuatnya tak optimal dalam efisiensi energi dan tenaga kerja. Dengan pemanfaatan sistem Airnet dan AI Marutto, DAIKIN Indonesia berhasil menjawab tantangan ini dengan peningkatan efisiensi energi hingga 12% melalui uji coba selama tiga bulan. Solusi ini juga memungkinkan pemantauan konsumsi energi secara langsung dan memberi rekomendasi penghematan lebih lanjut dengan berbasis data. Keberhasilan ini tak lepas dari komunikasi berkelanjutan dengan pengguna lewat laporan berkala. Hal yang meningkatkan kesadaran konsumsi energi, waktu operasional hingga kesiapan pencegahan potensi kerusakan. Lepas dari apresiasi yang didapat, keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi tim maintenance DAIKIN Indonesia dalam memperluas implementasi sejenis sekaligus melakukan pengembangan layanan ke depan.

Tenaga ahli DAIKIN Indonesia kembali membuktikan kompetensinya setelah menjadi juara pertama pada VRV Health Check Contest FY25 bagi afiliasi DAIKIN di kawasan ASEAN-Oceania. Selain mengapresiasi keberhasilan implementasi layanan VRV Health Check, kompetisi ini menjadi sarana saling menginspirasi dari acuan praktik terbaik tiap afiliasi. Raihan tim DAIKIN Indonesia ini terkait keberhasilan implementasi VRV Health Check pada proyek pilihan dengan pendekatan komprehensif. Hal ini karena tak hanya mengidentifikasi kebutuhan perbaikan unit, namun juga mengidentifikasi unit yang berpotensi memerlukan penggantian. Dengannya, memungkinkan pengguna melakukan langkah preventif menghindari gangguan akibat penurunan performa. Lebih dari itu, memanfaatkan dukungan sistem analitik DAIKIN, memampukan tim mengolah data konsumsi energi untuk menghasilkan rekomendasi penghematan terukur. Potensi efisiensi energi ini yang kemudian dikonversi menjadi kontribusi pada upaya dekarbonisasi. Memberi nilai tambah bagi pengguna, tak hanya dari sisi operasional, namun pula dukungan pada lingkungan berkelanjutan. Keberhasilan ini menegaskan kompetensi DAIKIN Indonesia menghadirkan layanan menyeluruh. Lebih dari penyediaan perangkat, namun menyentuh tata desain hingga pemantauan kinerja unit melalui inovasi berbasis data. Disisi lain, menjadi motivasi perushaan untuk meneguhkan visi sebagai partner solusi HVAC yang pula memiliki perhatian pada lingkungan berkeberlanjutan.

Dalam upaya mempererat silaturahmi dan meningkatkan kolaborasi strategis, DAIKIN menyelenggarakan buka puasa bersama para mitra bisnisnya di masing-masing daerah operasional. Peserta diantaranya konsultan, dealer dan teknisi. Tingkat kehadiran tinggi pada tiap-tiap penyelenggaraannya, tak hanya menunjukkan tingginya antusiasme para mitra, namun pula menjadi cerminan kuatnya sinergi DAIKIN dan para mitranya selama ini. Buka puasa bersama ini juga dibarengi sesi presentasi produk sesuai kebutuhan tiap-tiap peserta. Bagi para konsultan, DAIKIN memberi pemaparan lini produk unggulan seperti VRV, Sky Air, Package, Maintenance, serta Air Conditioning Utility Business (AUB). Fokusnya pada keunggulan teknologi, efisiensi energi, serta fleksibilitas solusi dalam implementasinya pada berbagai proyek. Sementara bagi dealer dan teknisi, fokus utamanya pada pengenalan AC Nusantara Prestige. Penekanan pada keunggulan dan manfaatnya bagi pengguna, sesuai dengan tujuan paparan ini untuk memperkuat pemahaman peserta terkait konsep produk hingga teknis. Interaksi tinggi sepanjang penyelenggaraan, sekaligus menjadikan acara ini sebagai wadah diskusi konstruktif diantara peserta. Termasuk didalamnya, pertukaran informasi potensi proyek sebagai peluang kolaborasi di berbagai area. Hal yang kembali menegaskan adanya sinergi kuat antara DAIKIN dan para mitra bisnisnya menjadi kunci bersama dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Unit outdoor sebenarnya membuang seluruh panas dari dalam rumah, bahkan ditambah panas dari kerja kompresor itu sendiri —tanpa proses ini, pendinginan tidak pernah terjadi. Jadi ketika outdoor AC mati, wajar jika ruangan tetap panas meski lampu indikator menyala. Banyak yang langsung menebak freon habis, padahal gejalanya bisa lebih sederhana, atau justru proteksi sistem yang sedang berjalan. Artikel ini mengajak Anda mendiagnosis outdoor AC mati dengan aman. Mulai dari apa yang bisa dicek sendiri dan mana yang perlu panggil teknisi hingga mencegah kerusakan berulang. Kenapa Kinerja Outdoor Menentukan Rasa Dingin di Indoor Dalam siklus AC, indoor hanya menyerap panas dari ruangan, sementara outdoor membuang panas itu ke luar. Tanpa proses pelepasan panas di outdoor, udara yang beredar di dalam hanyalah kipas biasa. Mesinnya memang hidup, tapi tidak mendinginkan. Indikator sistem bekerja normal biasanya terdengar dari bunyi kompresor dan terasa embusan udara panas di outdoor. Jika kipas outdoor AC tidak berputar, panas tidak terbuang dan pendinginan berhenti. Sementara itu, kenapa outdoor AC berputar pelan? Biasanya karena kapasitor melemah, tegangan tidak stabil, atau motor kipas mulai haus. Semua ini membuat pembuangan panas tidak optimal. Tapi agar diagnosis lebih tepat, penting untuk mengecek gejala yang muncul di unit outdoor Anda. Membaca Gejala Sebelum Memanggil Teknisi Anda bisa mulai dari pola yang terlihat, seperti: Outdoor AC mati tapi indoor hidup—aliran listrik ke outdoor terputus, proteksi sistem aktif, atau kompresor AC outdoor mati. Jika outdoor sempat menyala lalu mati lagi, kemungkinan overheat, tekanan refrigeran tidak stabil, atau tegangan listrik naik-turun. Kipas outdoor tidak berputar, tandanya pembuangan panas gagal sehingga proses pendinginan tidak terjadi meski indoor tetap menyala. Outdoor menyala tetapi tidak dingin adalah indikasi kompresor tidak bekerja optimal, kapasitor lemah, atau performa sistem menurun. Tidak terdengar suara kompresor merupakan tanda kompresor tidak start meskipun unit tampak aktif. Unit sering hidup-mati (short cycling), pertanda sistem proteksi membaca suhu atau tekanan tidak normal. Pendekatan ini membantu mengidentifikasi gejala dari luar unit sebelum memutuskan perlu penanganan teknisi atau tidak. Cek Aman Sebelum Panggil Teknisi Sebelum menganggap kerusakan berat, ada beberapa langkah aman yang bisa Anda lakukan. Mulai dari memastikan MCB tidak turun dan tegangan listrik stabil, karena tegangan rendah sering menjadi penyebab condenser AC tidak jalan—kompresor gagal start lalu sistem proteksi otomatis mematikan outdoor. Periksa juga apakah timer aktif tanpa disadari, mode salah, atau saklar outdoor dalam posisi off. Kondisi fisik outdoor juga penting: unit yang kotor atau ventilasinya tertutup membuat panas terjebak dan memicu shutdown. Jika outdoor tidak bekerja, sebaiknya matikan AC sementara agar kompresor tidak start berulang. Langkah sederhana ini membantu mencegah overheating dan kerusakan lanjutan sebelum pemeriksaan teknisi dilakukan. Outdoor Bisa “Mati” demi Menyelamatkan Kompresor Dalam banyak kasus, outdoor AC tidak menyala justru menandakan sistem sedang melindungi kompresor. Saat kondensor terlalu panas—karena ventilasi buruk, paparan matahari langsung, atau unit kotor—tekanan refrigeran naik dan sensor termal memicu overload trip. Dalam kondisi ini, unit berhenti sementara agar suhu turun dan komponen mahal ini tidak rusak. Kompresor memang dirancang memiliki otomatis karena beban kerjanya paling tinggi dalam siklus pendinginan. Setelah suhu dan tekanan kembali stabil, outdoor biasanya dapat menyala lagi. Namun jika shutdown terjadi berulang, itu sinyal bahwa pembuangan panas tidak optimal dan perlu perbaikan aliran udara atau pembersihan unit. Tiga Sumber Masalah Teknis Paling Umum Kalau bukan karena proteksi otomatis, penyebab berikutnya bisa jadi perlu perhatian teknisi profesional. Dari sisi listrik dan starting, kapasitor outdoor AC rusak jadi penyebab yang paling umum. Komponen ini memberi lonjakan daya awal untuk kompresor dan kipas. Saat melemah, unit hanya berdengung atau gagal start. [4] Kontaktor atau relay yang aus juga bisa memutus arus sebelum motor bekerja. Kipas motor yang macet, di sisi mekanis, membuat pembuangan panas terhenti, sementara kompresor yang tidak mampu berputar menandakan beban start terlalu berat. Pada level kontrol, modul PCB yang error dapat menghambat sinyal kerja meski suplai listrik normal. Ketiganya saling terkait, sehingga sebaiknya memanggil teknisi profesional untuk diagnosis akurat. Boleh Tetap Dinyalakan? Lebih Aman Jangan Kalau outdoor mati, sebaiknya matikan AC Anda sekalian. Memang masih ada angin, tapi ketika outdoor berhenti maka kompresor tidak membuang panas. Ini berarti indoor hanya jadi kipas yang mengonsumsi listrik tanpa memberi pendinginan yang sesungguhnya. Risiko terbesar muncul ketika sistem mencoba start berulang: kompresor butuh daya awal jauh lebih besar, umumnya sekitar 3–8 kali daripada saat sudah stabil, meski hanya sepersekian detik. Pola ini bisa memicu overheating, membuat listrik terasa lebih boros, dan memperpendek umur komponen. Lebih baik hentikan dulu, lalu lakukan cek aman atau panggil teknisi agar masalahnya selesai tuntas. Agar Dingin Kembali Konsisten Kinerja pendinginan selalu kembali ke satu titik: outdoor sebagai pusat pembuangan panas. Ventilasi yang lega, listrik stabil, instalasi tepat, dan perawatan rutin membuat kompresor bekerja lebih ringan karena suhu kondensor terjaga. Setiap rumah punya tantangan berbeda, jadi pendekatannya pun tidak bisa disamaratakan. AC DAIKIN menghadirkan proteksi kompresor dan performa outdoor yang tetap stabil di iklim tropis. Dengan begitu sistem bekerja efisien tanpa beban berlebih. Jika Anda ingin mencegah kasus outdoor AC mati terulang, konsultasikan kebutuhan kapasitas dan instalasi sejak awal— hubungi kami untuk solusi yang benar-benar pas bersama DAIKIN.

Kembali menggelar “Roda-Roda Ramadan yang menjadi salahsatu agenda inisiatif tahunan perusahaan, DAIKIN menyalurkan 1000 paket sembako (sembilan bahan pokok). Menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan, pelaksanaan Roda-Roda Ramadan tahun ini menjadi kolaborasi dua perusahaan DAIKIN di Indonesia yaitu PT Daikin Airconditioning Indonesia dan PT Daikin Industries Indonesia. Selain bagi masyarakat desa Pasirranji di Cikarang, DAIKIN juga mendistribusikan paket sembako ini bagi penghuni tiga panti sosial yang berada di area Jakarta. “Melalui pelaksanaan Roda-Roda Ramadan, kami berharap dapat berbagi kebahagiaan dan manfaat nyata bagi kelompok masyarakat penerimanya,” ujar Budi Mulia, Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia dan PT Daikin Industries Indonesia. Lebih lanjut Budi Mulia menyatakan, kegiatan ini sekaligus merupakan bagian komitmen perusahaan untuk terus hadir dan berdampak positif bagi lingkungan dan komunitas sekitar secara berkelanjutan. Tentang Roda-Roda Ramadan sebagai inisiatif sosial berkelanjutan dari perusahaan, penyelenggaraannya terhitung menjadi tahun ke-enam sejak program ini mulai bergulir. Dalam pelaksanaannya, beragam donasi dengan berbagai cakupan daerah distribusi dilakukan untuk menyentuh komunitas masyarakat yang membutuhkan dukungan. Penyelenggaraan tahun ini yang salahsatunya mengambil tempat di desa Pasirranji, Cikarang Pusat, pun tak lepas dari pertimbangan lokasinya yang berdekatan dengan pabrik AC hunian DAIKIN di Indonesia. Berdiri di kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas di Cikarang, fasilitas produksi ini tercatat menjadi pabrik AC hunian skala penuh pertama di Indonesia yang beroperasi dibawah supervisi dan standar kualitas Jepang. “Dengan distribusi sembako di desa Pasirranji ini, kami ingin memperluas dampak nyata kehadiran pabrik ini bagi masyarakat dan komunitas sekitarnya. Tak hanya penyediaan produk berkualitas dan lapangan kerja, namun juga memberi perhatian pada kelompok masyarakat yang membutuhkan di bulan Ramadan,” ujar Budi Mulia lagi.
