Berita & Artikel

oleh Daikin Indonesia 12 Desember 2025
Samarinda, 12 Desember - Menjadi bagian upaya perusahaan dalam mendorong perluasan kesadaran pembangunan berbasis bangunan hijau (green building) di Kalimantan Timur, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) menghelat seminar bertajuk DAIKIN Green Building Solution: Sistem Pendinginan Cerdas dan Efisien di Samarinda hari ini (10/12). Mengambil tempat salah satu ruang di Hotel Haris Samarinda, keseriusan DAIKIN dalam seminar ini, salah satunya terlihat pada komprehensifnya materi yang diberikan dalam penyelenggaraannya. Selain penerapan konsep bangunan hijau di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kalimantan Timur, seminar ini pun memberi paparan terkait regulasi green building dari pemerintah hingga solusi tata udara DAIKIN yang disiapkan dalam mendukung rancangan bangunan hijau. “Seminar ini merupakan langkah nyata dan berkelanjutan dari DAIKIN mendukung upaya pemerintah dalam penciptaan lingkungan berkelanjutan melalui perluasan implementasi green building pada pembangunan di Indonesia,” ujar Shinji Miyata, Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia disela-sela acara tersebut. Sejalan dengan materi yang dipaparkan, menurutnya, keseriusan DAIKIN dalam menghelat seminar ini dapat terlihat dari pemateri yang mewakili berbagai pihak terlibat dalam penerapan green building di Kalimantan Timur. Sebagai pembicara utama dalam seminar ini, Dr. Ir. Desiderius Viby Indrayana, ST., MM., MT., IPU., ASEAN Eng., ACPE yang merupakan Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan dan Perkotaan pada Otorita IKN (OIKN) memberikan pandangan terkait penerapan standar bangunan hijau di IKN dan dampaknya pada area sekitar Kalimantan Timur. Sementara Bapak Petra Putra Kaloeti S. Si, MPWK dari Kementerian PUPR, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kalimantan Timur hadir memberikan paparan mengenai regulasi terkait green building yang berlaku sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No 21 Tahun 2021 Tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau. Melengkapinya, narasumber dari DAIKIN memberikan pemaparan terkait teknologi dan inovasi berbagai sistem tata udara DAIKIN yang disiapkan untuk mendukung perwujudan green building. Masih terkait dengan tujuan besarnya ini, terdapat dua kelompok besar yang menjadi peserta seminar tersebut. Pertama, staf terkait pada dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di area Kalimantan Timur yang tak lepas dari posisinya sebagai panitia sekaligus pemegang regulasi proyek. Sementara DAIKIN pun mengundang kontraktor, konsultan hingga pengembang sebagai pihak yang terlibat dalam berbagai proyek pembangunan di area Kalimantan Timur. Perhelatan seminar DAIKIN ini pun mendapat dukungan besar dari pemerintah setempat. Hal ini setidaknya ditunjukkan dengan kehadiran Dr. A.M. Fitra Firnanda, S.T., MM selaku Kepala Dinas PUPR dan PERA Provinsi Kalimantan Timur. Kehadirannya menjadi perwakilan resmi H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., selaku gubernur Kalimantan Timur yang dikenal aktif dalam mendorong energi hijau dan pembangunan hijau sebagai fokus utama transformasi ekonomi Kalimantan Timur. “Sebagai bagian pemerintah Kalimantan Timur, kami sangat mengapresiasi langkah ini. Menjadi tempat bertemu untuk bersilaturahmi sekaligus berbagi ilmu. Mendapat berbagai masukan dari para narasumber untuk peningkatan sumber daya manusia dalam penciptaan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Dr A.M Fitra Firnanda. Lebih lanjut terkait penyelenggaraan seminar ini, mengimbangi berbagai paparan materi dan interaksi terkait green building, DAIKIN pun memberikan plakat penghargaan bagi empat bangunan di Kalimantan Timur yang telah menerapkan prinsip green building dalam pembangunan dengan melibatkan sistem tata udara cerdas dan hemat energi. Keempat bangunan ini yaitu Gedung Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Gedung Inspektorat Provinsi Kalimantan Timur, Universitas Mulawarman dan Gedung Kejaksaan Negeri Balikpapan. “Pemberian penghargaan ini menjadi apresiasi DAIKIN pada upaya nyata yang dilakukan para pihak dalam mewujudkan prinsip green building dengan penggunaan solusi tata udara cerdas dan hemat energi pada bangunan tersebut,” ujar Shinji Miyata lagi. Lebih lanjut ia berharap, penyampaian penghargaan ini sekaligus dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pihak terkait untuk semakin memperluas kehadiran green building di wilayah Kalimantan Timur. “Seturut dengan upaya Kalimantan Timur untuk berkembang dengan berkelanjutan melalui kehadiran berbagai bangunan penyangga ekonomi yang lebih ramah lingkungan. DAIKIN siap mendukung melalui berbagai solusi tata udara inovatif yang cerdas dan hemat energi,” pungkas Shinji Miyata.
oleh Daikin Indonesia 12 Desember 2025
Menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas layanan dan hubungan kemitraan dengan para teknisi AC di Medan, melalui kantor perwakilannya di wilayah setempat, DAIKIN menghelat Installer Gathering pada 12 Desember lalu. Diikuti 117 peserta yang berasal dari installer AC, freelance maupun sumber daya manusia mitra dealer-nya, acara berlangsung hangat dan berkesan yang berjalan melalui berbagai metode. Mulai dari presentasi, pelatihan teknis, diskusi interaktif, games dan doorprize, serta ramah tamah antara peserta dan DAIKIN. Sebagai wadah peningkatan edukasi bagi teknisi, berbagai materi terkait instalasi, pengetahuan teknis produk inverter serta troubleshooting. Termasuk didalamnya, pengenalan Aircon Utility Business (AUB) sebagai lini bisnis DAIKIN bagi berbagai aksesoris penunjang performa AC. Disisi lain, dalam kesempatan tersebut, DAIKIN juga memberi paparan informasi terbaru terkait produk dan inovasinya. Diantaranya, mengenai AC Nusantara Prestige sebagai seri perdana AC hunian DAIKIN buatan Indonesia yang dikembangkan untuk menjawab tantangan penggunaan AC di Indonesia serta aplikasi GO DAIKIN sebagai kendali dengan keterhubungan WiFi. Sejalan dengan respon positif yang didapat dari penyelenggaraan DAIKIN Installer Gathering di Medan ini, kegiatan ini diharap menjadi pemantapan langkah untuk memperkuat kompetensi teknisi dalam melayani konsumen serta mempererat hubungan jangka panjang antara Daikin dan para mitra installer di wilayah Sumatra Utara. Acara ini menjadi ajang silaturahmi, pelatihan, sekaligus penguatan kerja sama antara Daikin dan installer AC Daikin di wilayah Medan dan sekitarnya.  Kegiatan yang diselenggarakan oleh Daikin ini berlangsung pada 12 Desember 2025, pukul 18.00–22.00 WIB, bertempat di Hotel Grand Central, Jalan Sei Belutu, Medan. Acara tersebut diikuti oleh installer AC Daikin serta tim internal Daikin, dengan total kehadiran mencapai 117 peserta, atau sekitar 87 persen dari target 135 peserta, meskipun hujan lebat mengguyur kota Medan sejak sore hari. Installer Gathering ini menjadi momen istimewa karena merupakan kegiatan perdana yang kembali digelar di Medan setelah sekian lama tidak diselenggarakan oleh Daikin Industries Indonesia (DID) Medan. Antusiasme peserta terlihat tinggi, tercermin dari kehadiran yang solid dan partisipasi aktif sepanjang acara. Melalui kegiatan ini, Daikin bertujuan untuk meningkatkan pemahaman installer terhadap branding Nusantara Prestige, sehingga para teknisi dapat lebih percaya diri dalam menjelaskan dan mempromosikan produk Daikin kepada end user. Selain itu, Daikin juga menyampaikan berbagai informasi penting, mulai dari pengenalan produk, program Promo 30 Hari Bebas Worry, demo aplikasi Daikin GO, hingga materi Good & Bad Installation, Inverter Knowledge & Troubleshooting, serta AUB. Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah sesi Barashi, yaitu pembongkaran unit AC Daikin dan perbandingannya dengan produk kompetitor. Pada sesi ini, banyak installer mengajukan pertanyaan dan berdiskusi aktif, terutama terkait keluhan yang sering ditemui di lapangan. Daikin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjawab keraguan installer, memberikan solusi teknis, serta memperkuat kepercayaan terhadap kualitas produk Nusantara Prestige. Untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dan berkesan, acara dikemas melalui berbagai metode, seperti presentasi, pelatihan teknis, diskusi interaktif, games dan doorprize, serta ramah tamah antara peserta dan tim Daikin. Daikin juga menyelipkan nuansa emotional branding dengan mengajak seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Tanah Airku, sebagai simbol kebanggaan terhadap produk Nusantara Prestige. Secara keseluruhan, Daikin Installer Gathering Medan mendapatkan respons yang sangat positif dari para installer. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kompetensi teknisi, meningkatkan kualitas instalasi, serta mempererat hubungan jangka panjang antara Daikin dan para mitra installer di wilayah Sumatra Utara.
oleh Daikin Indonesia 10 Desember 2025
Jakarta, 10 Desember - Sistem tata udara terbaru DAIKIN untuk solusi bangunan komersial, VRV 6 X dan VRV 6 A, terbukti memiliki ketahanan korosi hingga 25 tahun. Bukan hanya pernyataan sepihak, hal ini didapatkan setelah melalui serangkaian pengujian pada Fakultas Teknik Universitas Indonesia. “ Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen DAIKIN dalam menghadirkan produk yang tangguh untuk kondisi iklim tropis Indonesia. Lahir dari keseriusan inovasi berkelanjutan kami untuk menjadi semakin terdepan dalam solusi bagi kebutuhan tata udara masyarakat,” ujar Fawzie M Taib, Senior General Manager PT Daikin Airconditioning Indonesia. Disisi lain, menurutnya pula, hasil pengujian ini pun menjadi bagian pertanggungjawaban DAIKIN pada masyarakat terkait keunggulan produknya. “Membuatnya tak hanya klaim sepihak. Namun sebuah keunggulan yang benar-benar teruji dari lembaga independen,” ujar Fawzie M Taib lagi. Pernyataan ini tak lepas dari pilihan DAIKIN pada Center for Materials Processing and Failure Analysis (CMPFA) Universitas Indonesia , sebagai tempat pelaksanaan pengujian. Berada dibawah naungan Fakultas Teknik Universitas Indonesia, CMPFA menjadi Lembaga pengujian yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Berlangsung selama tiga bulan, pengujian di CMPFA khusus dilakukan pada dua komponen utama VRV 6 X dan VRV 6 A yaitu PFC dan Cross Fin. Dengan metode Salt Spray, pengujian dilaksanakan menggunakan standar internasional ASTM B117, JIS Z 2371, dan ISO 9227. Sepanjang pengujian yang dilakukan dalam chamber khusus, kedua komponen utama ini menjalani uji dibawah Neutral Salt Spray (NSS ) untuk mengetahui ketahanannya pada korosi. Pengamatan yang dilakukan tim penguji mendapatkan, kedua komponen PFC dan Cross Fin yang digunakan pada VRV 6 X dan VRV 6 A memiliki ketahanan pada korosi hingga 2,000 jam yang dilakukan dalam kondisi penyemprotan secara terus menerus sepanjang pengujian. Dari hasil inilah kemudian, dengan perbandingan pada kondisi nyata, VRV 6 X dan VRV 6 A memiliki ketahanan dari korosi hingga 25 tahun untuk kedua komponen utamanya ini.  “Kami menyambut baik langkah DAIKIN yang melakukan pengujian ini. Menjadi bagian pertanggungjawaban pelaku industri dalam memberikan informasi yang sebenar-benarnya pada masyarakat,” ujar Dr. -Ing. Reza Miftahul Ulum, S.T., M.T. selaku Kepala CMPFA. Dengan masifnya upaya pemasaran dari berbagai pabrikan, menurutnya, pengujian pada lembaga independen dan terakreditasi menjadi penting sebagai upaya menciptakan komunikasi yang bertanggung jawab pada masyarakat.
oleh Daikin Indonesia 10 Desember 2025
Surabaya, 10 Desember – PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) meresmikan dibukanya kembali Balai Warga RW 04 Kampung Ketandan, Surabaya, hari ini (10/12). Hal ini bertepatan dengan selesainya renovasi balai serbaguna bagi warga tersebut sebagai bagian kolaborasi penelitian bersama antara DAIKIN, Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Kyoto University, Jepang dan Operations for Habitat Studies (OHS). “Lebih dari sebuah ruang kegiatan bersama bagi warga, renovasi ini bertujuan untuk membuat sebuah balai warga dapat menjadi ruang aman bagi warga saat menghadapi kondisi cuaca panas ekstrem,” ujar Budi Mulia, Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia dan PT Daikin Industries Indonesia. Menurutnya, “Kami mendesainnya sebagai contoh nyata desain ruang publik yang dapat membantu masyarakat beradaptasi menghadapi perubahan iklim,” ujar Budi Mulia lagi dalam sambutannya pada peresmian balai warga tersebut. Proyek renovasi Balai Warga RW 04 Kampung Ketandan di Surabaya ini merupakan bagian besar dari kerjasama riset antara DAIKIN dengan CSEAS Kyoto University yang dimulai pada 2021 lalu. Tujuannya sendiri, menciptakan teknik pendinginan yang sesuai dengan jenis bangunan dan pola penggunaan AC masyarakat di belahan Asia Tenggara menghadapi kenaikan suhu ekstrem. Pilihan pada Balai Warga RW 04 Ketandan sendiri dilakukan dengan dua pertimbangan besar. Pertama, lokasinya di Surabaya yang dianggap memiliki suhu panas tinggi. Sementara pertimbangan lainnya, ada pada keaktifan penggunaan balai warga ini bagi kegiatan masyarakat sekitar yang menjadikannya berpotensi bagi tempat mitigasi suhu panas. Sejalan dengan tujuannya ini, renovasi dilakukan dengan menggabungkan teknologi pendinginan pasif dan pendinginan aktif. Pendinginan pasif diantaranya terimplementasi pada rancangan penempatan berbagai ventilasi dan peninggian atap untuk mengalirkan udara sejuk dari luar ke seluruh ruangan sekaligus mengkondisikan udara panas ke bagian atas balai warga tersebut. Sebagai bagian untuk menciptakan sirkulasi udara lebih baik, peninggian atap ini didukung dengan penempatan exhaust untuk mendorong udara panas keluar ruangan. “Sirkulasi udara lebih baik ini bertujuan untuk membuat balai warga tetap nyaman meskipun tanpa bantuan teknologi pendinginan,” ujar Budi Mulia lagi. Disisi lain, renovasi dengan pendinginan aktif dilakukan melalui instalasi AC DAIKIN pada dua ruang didalam balai warga tersebut. Keberadaan AC ini dirancang mampu menyejukkan masing-masing ruang berkapasitas empat hingga delapan orang tersebut. Lebih lanjut dikatakan, ruangan ini pun dirancang untuk dapat disatukan bagi kegiatan warga yang membutuhkan area lebih besar. Masih sejalan dengan hal tersebut, menurut Budi Mulia, DAIKIN juga merancang kedua ruangan ini sebagai bagian riset langsung perbedaan penggunaan energi antara AC inverter dan non inverter. Dilakukan melalui pemasangan dua jenis AC tersebut dengan kapasitas pendinginan yang sama pada masing-masing ruang, pemantauan dilakukan dengan mengatur penggunaannya untuk aktif bergantian selama periode tertentu. Hal yang membuatnya menarik, meskipun warga dapat memanfaatkan ruang dengan cuma-cuma, renovasi ini menerapkan sistem pemesanan berbayar bagi warga yang bermaksud menggunakan AC tersebut untuk penyejukan ruangan. Dengan dukungan aplikasi khusus, warga dapat melakukan pembayaran penggunaan sesuai durasi yang dipilih. “Dana terkumpul akan menjadi kas RW untuk pembayaran listrik dan perawatan AC. Ini merupakan bagian rancangan untuk membuat proyek ini berjalan berkelanjutan,” ujar Budi Mulia lagi. Turut hadir dalam peresmian tersebut, Emil Elestianto Dardak selaku Wakil Gubernur Jawa Timur, menyatakan apresiasinya atas langkah yang dilakukan DAIKIN bersama dengan seluruh pihak yang berkolaborasi didalamnya pada renovasi balai warga ini. Disatu sisi, renovasi ini dikatakannya menciptakan ruang publik yang lebih dapat relevan dalam menghadapi perubahan iklim. Sementara disisi lain, menurutnya pula, hal ini menjadikan balai warga sebagai ruang komunal yang dapat memberikan manfaat lebih dengan menampilkan berbagai karya seni dan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari warga Ketandan. Secara khusus dirinya juga menyoroti adanya sistem prabayar yang melalui aplikasi khusus yang dapat digunakan warga untuk memanfaatkan AC pada ruangan dalam balai warga ini. Keberadaannya, menurut Emil Elestianto Dardak, merupakan wujud gotong-royong warga untuk keberlanjutan operasional balai warga ini. Senada dengan semangat DAIKIN dalam renovasi ini, lebih lanjut Emil Elestianto Dardak berharap, Balai Warga RW 04 Ketandan dapat benar-benar menjadi percontohan bagi pengembangan ruang publik ke depan. “Kami berharap balai warga ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak komunitas di daerah lain,” ujar Emil Elestianto Dardak.
oleh Daikin Indonesia 27 November 2025
PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) memberikan penghargaan kepada pegiat desain interior dan arsitektur yang memadukan unsur estetika dengan perhatian pada sistem tata udara dalam karya bagi hunian ideal dan bangunan Food & Beverage (F&B). Hal ini menjadi puncak perhelatan kompetisi DAIKIN Designer Awards 2025 di Jakarta hari ini (27/11). Sejumlah 21 penghargaan diberikan mewakili tujuh kategori dalam kompetisi yang dibuka sejak April lalu. Keseluruhannya dipilih dari sekitar 1700 pendaftar yang jumlahnya terbilang terus mengalami peningkatan pada setiap tahunnya. “Tak hanya menjadi penanda semakin tingginya animo untuk menjadi peserta kompetisi ini, terus meningkatnya jumlah peserta menunjukkan semakin meluasnya inspirasi bagi lahirnya desain ruang hidup ideal yang memberikan perhatian pada keindahan sekaligus tata udara didalamnya. Hal yang menjadi tujuan utama kami dalam perhelatan kompetisi ini,” ujar Shinji Miyata, Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia disela-sela acara malam penganugerahan. Lebih lanjut Shinji Miyata menyatakan, peningkatan jumlah peserta ini juga tak lepas dari konsistensi DAIKIN dalam melakukan pengembangan pada tiap perhelatannya. Bahkan pada tahun ini, sebagai tahun kelima penyelenggaraannya, DAIKIN membuat tonggak baru dengan membawa kompetisi tahunan ini ke tingkat lebih luas melalui kolaborasi Indonesia dan Malaysia. “Kami berharap kolaborasi ini menjadi awal bagi harapan yang sama. Semakin menyebarnya inspirasi hunian dan bangunan komersial ideal yang mengedepankan sistem tata udara dan unsur estetika di tingkat ASEAN,” ujar Shinji Miyata lagi. Bentuk nyata kolaborasi Indonesia dan Malaysia, tak hanya ditunjukkan dari dibukanya kompetisi ini bagi peserta yang berasal dari kedua negara. Lebih dari itu, DAIKIN bahkan menggandeng DOMA Initiatives dan Malaysian Institute of Interior Designers (MIID) yang keduanya dikenal sebagai asosiasi besar bagi pegiat arsitektur dan desain interior di Malaysia. Didalam negeri sendiri, DAIKIN mempertahankan kolaborasinya dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, IAI Jawa Barat dan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta. Keterlibatan berbagai asosiasi besar dari kedua negara inilah, menurut Shinji Miyata lagi, yang membuat DAIKIN Designer Awards semakin mengukuhkan keberadaannya sebagai ajang kompetisi tahunan prestisius bagi pegiat arsitektur dan desain interior. Lebih dalam terkait penyelenggaraan DAIKIN Designer Awards 2025, dibawah tema Originality yang dibawanya, menantang peserta untuk memberikan karya terbaik bagi hunian ataupun bangunan komersial bagi bidang usaha F&B. Kompetisi berjalan dalam dua kategori besar yang memisahkan kelompok profesional dan mahasiswa masing-masing bagi karya arsitektur maupun desain interior. Sementara dari sisi karya, pembagiannya berdasarkan proyek terbangun maupun karya konseptual yang wujudnya masih dalam bentuk rancangan. Keseluruhan karya dari tiap kategori inilah yang kemudian mendapat penilaian dari panel juri yang berisi nama besar dalam bidang arsitektur maupun desain interior dari kedua negara. Termasuk didalam panel juri ini dari Indonesia yaitu Tan Tik Lam, Cosmas Gozali dan Alex Bayusaputro. Sementara Adjunct Prof. IDr. Joe WH Chan, IDr. Wong Pei San dan Ar. MunInn Chan menjadi nama besar juri dari Malaysia. Diluar Daniel Mananta, selebritis Indonesia pun berpartisipasi menjadi juri tamu khusus bagi kategori karya konseptual. Lebih lanjut terkait penerima penghargaan DAIKIN Designer Awards 2025, GeTs Architects menjadi pemenang pertama pada kategori Proyek Terbangun Arsitektur dan Desain Interior. Mengusung karya dalam judul The Steric Spes yang berasal dari gabungan kata steric dan relic, karya ini dibuat memiliki makna berupa bentuk, kenangan dan harapan. Dibuat dengan salahsatu cirinya pada fasad bernuansa dan responsif dengan lapisan sekunder berupa blok betan yang tersusun dari pola kisi-kisi. Mendampinginya pada kategori ini, Formzero dan Anima Interior masing-masing menjadi juara kedua dan ketiga. Karya pemenang pada kategori konseptual pun tak kalah memukau. Terdiri dari dua kategori, hunian dan bangunan komersial untuk bidang usaha Food & Beverages yang diberikan pada masing-masing kelompok profesional dan mahasiswa. Dari kelompok profesional, kategori konseptual arsitektur hunian dimenangkan Dreamlabs Architects dengan karya Weave yang mengambil inspirasi dari tradisi tenun melalui jalinan alam, tradisi dan kehidupan modern. Bersanding dengannya, Qhawarizmi Architect dan HOW’s, masing-masing menjadi juara kedua dan Daniel’s Choice. Sedangkan bagi kategori konseptual arsitektur bagi bangunan bidang usaha Food & Beverages, Severus Andrew Febrian Aristoteles dengan karya berjudul In Praise of Nature menjadi pemenang utama dari bagian profesional. Karyanya lahir dari gagasan orisinal tentang menemukan keteraturan alam yang digambarkan lewat sebuah kanopi tunggal untuk menyatukan cahaya, bayangan dan keheningan. Juara kedua dimenangkan Fihir Utomo Associate Architects, sementara Willis Kusuma Architects terpilih sebagai pemenang Daniel’s Choice. Malam penganugerahan ini juga menjadi malam istimewa bagi Solenne Space sebagai agensi desain interior. Karyanya Defying The Ordinary: A Narrative of Bold Intimacy, mendapatkan dua penghargaan sekaligus yaitu kategori konseptual desain interior bagi hunian untuk kelompok profesional dan Daniel’s Choice. Karyanya berhasil menarik perhatian juri dengan mengusung gagasan dari eksplorasi keintiman dengan geometri pahatan, palet warna cerita dan material taktil. Masih dari kategori yang sama, Cline & Morrow menjadi juara kedua dengan karyanya berjudul RL House. Pada kategori konseptual desain interior bagi bangunan bidang usaha Food & Beverages dari kelompok profesional, dimenangkan Helen Agustine Studio melalui karya berjudul Seribu Rasa Kemayoran. Karya ini mengambil konsep otentik rumah Jawa menjadi sebuah restoran Indonesia kontemporer. Sementara AP Consultant dan Arkana Architect masing-masing memenangkan juara kedua dan Daniel’s Choice pada kategori yang sama. Dari kelompok mahasiswa sendiri, karya yang masuk tak kalah menarik. Karya berjudul V House dari Syaukat Zidane, Micko Ferdinand Nusadi dan Rachmat Hidayat menjadi pemenang utama kategori konseptual desain interior hunian. Di bagian konseptual arsitektur hunian bagi kelompok mahasiswa, karya berjudul Umah Nataran terpilih sebagai pemenangnya. Ini merupakan hasil karya dua mahasiswa yaitu Muhammad Hendy Gymnastiar dan I Wayan Balitar Yana. “Teriring dengan ucapan selamat kami bagi para pemenang pada kompetisi bergengsi ini, kami menyampaikan harapan bagi para seluruh peserta untuk dapat terus berkarya dan menularkan inspirasi tentang hunian ideal dan bangunan komersial kepada lebih banyak orang,” ujar Shinji Miyata. Hal yang menurutnya menjadi semangat awal lahirnya kompetisi DAIKIN Designer Awards. “Menjadi tempat awal bertumbuhnya ide tentang hunian ideal dan bangunan komersial bagi masyarakat yang dapat saling menginspirasi diantara seluruh peserta,” tutup Shinji Miyata
oleh Daikin Indonesia 25 November 2025
PT Daikin Industries Indonesia resmi mengantongi sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) baru, PT Daikin Industries Indonesia menyatakan kesiapan lebih bersinergi dengan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan dan berbasis mutu di Indonesia. Hal ini disampaikan Boonthavee Khamhaeng selaku Presiden Direktur PT Daikin Industries Indonesia pada seremoni serah terima sertifikat SNI baru dari PT SUCOFINDO (PERSERO) di kantornya di Cikarang hari ini (25/11). Diterbitkan sesuai Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 7 tahun 2025, SNI baru yang diterima DAIKIN ini menjadi pembaruan dari sertifikat SNI yang dimilikinya dari tahun 2024. Keberadaannya sesuai semangat pemerintah dalam memberikan jaminan kualitas dan keselamatan penggunaan dengan pembaruan standar yang mengakomodasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi . “Memiliki sertifikat yang menjadi standar jaminan pada kualitas dan keamanan produk bagi konsumen ini, menjadi wujud nyata langkah sinergi DAIKIN dengan pemerintah bagi bertumbuhnya daya saing industri dalam negeri yang dibangun dengan perhatian pada kualitas yang berkelanjutan,” ujar Boonthavee Khamhaeng. Sertifikat SNI baru yang diterima DAIKIN sendiri, menurutnya lagi, meliputi seluruh model dan ragam kapasitas pendinginan AC Nusantara Prestige sebagai seri perdana AC hunian DAIKIN buatan Indonesia. Lebih lanjut dikatakannya, keberhasilan dalam mendapatkan SNI baru ini tak lepas dari upaya perusahaan dalam menjaga kualitas pada setiap aspek produksi AC terbaru DAIKIN ini, dengan sebelumnya telah didapatkan standar manajemen mutu ISO 9001, bersamaan dengan sistem manajemen kesehatan keselamatan ISO45001 dan manajemen lingkungan ISO 14001. Hal yang dicapai melalui terapan standar global DAIKIN pada seluruh fasilitas produksinya di dunia dengan memberi perhatian dan kepatuhan pada berbagai aspek sesuai peraturan yang berlaku dalam negeri. Komitmen besar pada kualitas dan keselamatan penggunaan produk yang berpadu bekal fitur yang dibuat sesuai dengan tantangan penggunaan AC di Indonesia inilah, menurut Budi Mulia selaku direktur PT Daikin Industries Indonesia, menjadi hal yang membuat AC Nusantara Prestige menuai tanggapan positif dari masyarakat sejak peluncurannya pada Juli lalu. “Harapan kami, dengan adanya SNI baru ini AC DAIKIN Nusantara Prestige yang dibuat di Indonesia akan semakin menjadi pilihan utama. Tak hanya bagi konsumen, namun juga bagi sektor pemerintahan,” ujar Budi Mulia. Hadir dan bertindak sebagai perwakilan Badan Standarisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian yang menyerahkan sertifikat SNI baru bagi DAIKIN ini, Tri Ligayati selaku Kepala Pusat Perumusan, Penerapan dan Pemberlakuan Standarisasi Industri (P4SI). Dalam kesempatan tersebut, ia berkesempatan menyampaikan sambutan mewakili kepala BSKJI Emmy Suryandari. “Kami sangat mengapresiasi komitmen DAIKIN dalam memenuhi wajib SNI. Semoga hal ini dapat menjadi pendorong bagi DAIKIN dalam pertumbuhannya, sekaligus pula menjadi pendorong bagi bertumbuhnya daya saing industri Indonesia yang berkelanjutan dan berbasis mutu,” ujar Tri Ligayati Turut hadir dalam acara ini, Budi Utomo selaku Direktur Layanan Industri PT SUCOFINDO (PERSERO) beserta jajarannya. PT SUCOFINDO (PERSERO) sendiri bertindak sebagai lembaga inspeksi, pengujian, dan sertifikasi (TIC) terpercaya dan terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Dalam kesempatan tersebut, Budi Utomo pun menyatakan apresiasi atas pencapaian SNI baru bagi DAIKIN ini. Sekaligus pula, menyampaikan harapan akan keberadaan sertifikat ini dapat menjadi penyokong DAIKIN dalam meningkatkan citra positif yang tak hanya bagi produk namun pula citra perusahaan di Indonesia ke depan. 
oleh Daikin Indonesia 21 November 2025
Melalui kantor cabangnya di Bandung, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) menghelat Gathering Asosiasi Installer AC. Berlangsung pada pertengahan November lalu, kegiatan ini menjadi bagian upaya berkelanjutan DAIKIN dalam memperkuat sinergi sekaligus meningkatkan kompetensi mitra installer AC. Dihadiri 60 peserta dari berbagai asosiasi installer AC di wilayah Bandung, dalam kesempatan tersebut, DAIKIN memberi paparan berbagai materi yang mencakup pengetahuan produk AC DAIKIN Nusantara Prestige yang menjadi seri AC hunian DAIKIN terbaru, lini bisnis DAIKIN Aircon Utility Business (AUB) yang menyediakan berbagai aksesoris pendukung performa AC. Tidak hanya berfokus pada pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik produk. Para peserta diberikan kesempatan untuk mencoba dan merasakan langsung penggunaan unit AC DAIKIN. Dengan harapan, peserta dapat memahami karakteristik, keunggulan, serta kemudahan instalasi produk secara lebih menyeluruh. Melalui pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri installer AC dalam merekomendasikan solusi tata udara DAIKIN kepada pengguna dan pemilik proyek. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, DAIKIN menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi jangka panjang dengan para mitra installer. Tak hanya dalam menghadirkan solusi tata udara berkualitas tinggi buatan dalam negeri, namun pula berkontribusi dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia di industri tata udara.  Menjadi agenda rutin tahunan, DAIKIN menyatakan akan memperluas penyelenggaraannya di tahun-tahun mendatang. Termasuk pelaksanaan yang akan dibagi ke beberapa wilayah di Jawa Barat. Seperti Bandung, Sukabumi, Cirebon dan Tasikmalaya. Hal ini untuk menjangkau lebih banyak mitra installer serta memperluas pemerataan edukasi produk dan standar instalasi DAIKIN.
oleh Daikin Indonesia 13 November 2025
Melalui perwakilannya di Samarinda, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) menghelat Mini Seminar Consultant di Balikpapan. Berlangsung pada pertengahan November lalu, sejumlah 20 konsultan dari berbagai perusahaan perencana dan konsultan teknik di wilayah Balikpapan dan sekitarnya menjadi peserta. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah komunikasi sekaligus sarana edukasi bagi para konsultan terkait dengan perkembangan perusahaan serta inovasi solusi tata udara terkini DAIKIN bagi hunian maupun bangunan komersial. Tak hanya terkait dengan produk, dalam kesempatan tersebut DAIKIN juga memberi paparan terkait Aircon Utility Business (AUB) yang menjadi lini bisnis aksesoris pendukung performa AC dan layanan pemeliharaan DAIKIN. Dari lini produk hunian, DAIKIN membawa AC Nusantara Prestige. Bersama dengan keunggulannya yang dibuat sesuai tantangan penggunaan AC di Indonesia, keberadaannya yang merupakan seri perdana AC hunian DAIKIN buatan Indonesia, menjadi dukungan perusahaan dalam mendukung pertumbuhan industri dalam negeri. Bersandingan dengannya, dengan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai lebih dari 40%, menjadi dukungan DAIKIN pada proyek-proyek konstruksi di Indonesia. Beranjak pada solusi bagi bangunan komersial, dalam kesempatan tersebut, DAIKIN memperkenalkan seri VRV 6. Menjadi generasi ke-enam, solusi sistem tata udara andalan DAIKIN ini menawarkan peningkatan efisiensi, fleksibilitas instalasi, dan keandalan lebih tinggi. Diantara fitur unggulan yaitu VRT Smart II Control yang mampu mengoptimalkan konsumsi energi serta PCB box anti-cicak yang menjadi perhatian utama para peserta menimbang relevansinya pada kondisi penggunaan di wilayah tropis. Dalam sesi terkait Aircon Utility Business (AUB) yang menjadi lini bisnis aksesoris pendukung performa AC dan layanan pemeliharaan DAIKIN, peserta mendapat paparan menyeluruh terkait rangkaian produk AUB beserta dengan berbagai layanan pemeliharaan. Mulai dari pemilihan produk, perencanaan desain, hingga aspek perawatan. Dibuat sekaligus sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, interaksi dibuat lebih menarik melalui sesi tanya jawab interaktif dan rangkaian fun games berhadiah. Keseluruhannya dirancang untuk membuat suasana seminar berlangsung hangat. Melalui kegiatan ini, DAIKIN berharap para konsultan dapat mendapatkan pemahaman lebih lengkap terkait dengan berbagai produk dan layanan DAIKIN. Hal yang sejalan dengan komitmen DAIKIN cabang Samarinda untuk terus mendukung para profesional dengan menyediakan edukasi, teknologi, dan solusi terbaik demi menghadirkan sistem pendingin udara yang efisien, handal, dan sesuai kebutuhan industri konstruksi di Kalimantan Timur.
oleh Daikin Indonesia 12 November 2025
Lewat perwakilannya di Samarinda, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) mewujudnyatakan komitmennya dalam meningkatkan edukasi sekaligus mempererat sinergi dengan para mitra bisnisnya. Terbaru, lewat Mini Seminar Consultant yang dihelat pada 12 November lalu, DAIKIN Samarinda mengundang para konsultan untuk mendapatkan wawasan terkini sekaligus berdiskusi terkait solusi produk dan teknologi DAIKIN bagi penunjang berbagai proyek di Samarinda dan wilayah Kalimantan Timur. Dihadiri 20 konsultan dari area Samarinda, seminar ini turut menghadirkan perwakilan dari lembaga pemerintah terkait. Diantaranya, PU Cipta Karya Kota Samarinda dan PU Cipta Karya Provinsi Kalimantan Timur . Pengenalan AC Seri Nusantara Prestige menjadi salahsatu fokus utama dalam bahasan seminar ini. Menambah keunggulannya yang dibuat sesuai dengan tantangan penggunaan AC di Indonesia, menjadi AC hunian perdana buatan Indonesia memberikan nilai tambah bagi konsultan dengan persentase nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mencapai 40%. Sementara bagi kebutuhan tata udara pada bangunan komersial, DAIKIN membawa VRV generasi ke-6 sebagai lini teknologi mutakhir yang menjadi peningkatan dari generasi sebelumnya. Diantaranya VRV Smart II Control untuk mengoptimalkan efisiensi energi, hingga PCB Box anti-cicak yang dirancang khusus untuk kondisi lingkungan tropis Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, DAIKIN juga membawakan sesi khusus mengenai Applied Unitary Business (AUB). Menjadi lini bisnis aksesoris AC pilihan, ragam produk AUB DAIKIN dibuat untuk menjaga dan mengoptimalkan kinerja sistem AC. Melengkapinya, DAIKIN membawakan sesi khusus terkait layanan Maintenance . Rancangannya dibuat komprehensif, seturut dengan kebutuhan perawatan sistem AC pengguna untuk menjaga performanya. Lepas dari berbagai materi yang dibawakan, DAIKIN berharap, silaturahmi yang terjalin dengan konsultan ini dapat menjadi penunjang terbentuknya kolaborasi lebih jauh di masa mendatang. Dengan sinergi yang kuat bersama para konsultan, Daikin optimis dapat terus menjadi mitra terpercaya untuk menghadirkan solusi pendingin udara yang efisien, berkualitas, dan berkelanjutan.
Show More