AC Kantor Berapa PK? Cara Hitung yang Tidak Pernah Dijelaskan Penjual
AC kantor berapa PK? Pertanyaan ini baru terdengar urgent ketika ruang kerja Anda terasa gerah meski untinya baru terpasang. Satu orang saja bisa menyumbang sekitar 600 BTU panas per jam. Jika di satu ruangan ada 10 orang, maka Anda sedang memaksa satu AC kecil untuk bekerja ekstra.
Namun ini bukan salah merek AC-nya, karena sebenarnya Anda hanya perlu mulai menghitung kebutuhan untuk menemukan besaran PK yang pas. Ingat, kantor punya perilaku yang beda dari rumah tinggal. Memilih kapasitas yang tepat akan jadi keputusan strategis yang Anda syukuri di kemudian hari.
Apa Itu PK AC? Ini yang Sering Disalahpahami
PK adalah ukuran kapasitas pendinginan, bukan besarnya daya listrik yang akan Anda bayar tiap bulan. Secara praktis, 1 PK kira-kira setara ±9.000 BTU per jam. Artinya, satuan ini berbicara tentang “seberapa banyak panas yang mampu dipindahkan dari ruangan”, bukan seberapa besar watt yang tersedot dari meteran.
Ketika Anda mulai hitung PK AC kantor, fokusnya harus bergeser dari sekadar luas ruangan ke beban panas yang ada di lapangan. Maka, hitungannya juga harus mencakup jumlah orang dan perangkat elektronik serta paparan matahari dan juga ritme buka-tutup pintu.
Dengan mempertimbangkan poin-poin ini, keputusan Anda jadi relevan dan tidak asal tebak.
Ukuran Sama, Tapi Kenapa Kantor Butuh PK Lebih Besar?
Beban panas di rumah cenderung stabil. Dengan penghuni yang sedikit dan perangkat tidak menyala penuh seharian serta ritme aktivitas santai, AC untuk rumahan tidak perlu menyesuaikan dengan ritme yang sangat dinamis.
Sementara itu, kantor adalah kebalikannya. Orang datang-pergi, komputer, printer, dan lampu bekerja terus, sehingga ruang terasa seperti “mesin panas berjalan”. Oleh karena itu, ukuran ruangan dan PK AC tidak bisa Anda baca dengan logika residensial.
Sebagai gambaran, ruang tinggal sering diperkirakan butuh sekitar 100–140 BTU per m², sedangkan kantor bisa mulai dari 300–600 BTU per m².[3] Dari sini Anda bisa memahami bahwa kapasitas AC untuk kantor tidak bisa disamakan dengan kebutuhan rumah tangga.
Selain menjaga suhu tetap stabil, perangkat yang tepat akan mencegah AC ngos-ngosan sepanjang jam kerja.
Menghitung PK AC Kantor dalam Empat Langkah
Daripada menebak-nebak berapa kebutuhannya, ikuti langkah-langkah berikut dan temukan ukuran PK yang tepat untuk ruang kerja Anda.
Langkah 1 — Hitung Beban Ruangan Dasar
Mulailah dari luas ruangan karena inilah fondasi awal beban panas. Kalikan luas ruang (dalam meter persegi) dengan 337 untuk mendapatkan BTU dasar. Angka ini merupakan konversi praktis dari kebutuhan ruang kerja ringan, sebelum faktor manusia dan perangkat ikut menambah panas.
Langkah 2 — Tambahkan Beban Orang
Saat orang bekerja, tubuh mereka memproduksi panas secara konstan. Tambahkan sekitar 600 BTU untuk setiap orang di dalam ruangan. Dari sini, jawaban untuk AC kantor berapa PK perlahan mulai menemukan titik terang.
Langkah 3 — Masukkan Beban Perangkat
Komputer, printer, dan pencahayaan bukan hanya memakai listrik, tetapi juga memanaskan ruangan. Sebagai acuan, satu komputer bisa menambah ±300 BTU, printer besar sekitar 1.000 BTU, dan lampu intensitas tinggi 200–500 BTU, tergantung jenis dan jumlahnya.
Langkah 4 — Total dan Konversi ke PK
Setelah menjumlah semua BTU, bagi angka tersebut dengan 9.000 untuk mengetahui kebutuhan PK. Hasil inilah yang menunjukkan kapasitas pendinginan yang ruang kerja Anda benar-benar butuhkan—bukan perkiraan saja, tapi refleksi dari beban panas yang sebenarnya.
Bayangkan ruang kantor seluas 50 m² dengan sepuluh orang dan sepuluh komputer aktif. Beban dasarnya sekitar 16.850 BTU, lalu tubuh manusia menambah 6.000 BTU, dan perangkat menyumbang 3.000 BTU lagi. Jika ditotal, angkanya mendekati 25.850 BTU atau hampir setara 3 PK.
Kalau Anda menghitungnya dengan logika rumah, 10 orang di ruangan dengan luas yang sama mungkin hanya perlu 2 PK. Perbedaan PK AC rumah dan kantor sering luput di bagian ini.
Apabila kebutuhan PK AC untuk residensial cukup dengan menghitung luas, kantor perlu mempertimbangkan aktivitas di dalamnya.
Kapan Saatnya Beralih dari AC Split?
Banyak orang mengejar AC kantor hemat listrik, tapi masih memakai rumus rumah: hitung luas, pasang unit, selesai. Lalu lupa bahwa kantor penuh orang dan komputer, serta bekerja berjam-jam tanpa jeda.
Akibatnya, AC yang terlalu kecil akan menyala hampir terus-menerus—dan ironisnya, itulah yang membuat tagihan naik, karena mesin dipaksa kerja keras. Jika ruang Anda mendekati 40 m², beroperasi lebih dari 8 jam/hari, berisi banyak orang, dan suhu mudah naik-turun, saatnya mempertimbangkan teknologi yang memang untuk beban komersial.
Bukan soal upgrade gaya, pilihan ini akan menyelamatkan kenyamanan pengguna ruang dan biaya operasional jangka panjang.
Pendinginan yang Selaras dengan Cara Anda Bekerja
SkyAir hadir sebagai AC light commercial yang dirancang untuk ritme kantor. Tersedia dalam versi inverter maupun non-inverter, sistem pendinginan ini hadir dengan kerja stabil yang menjaga kenyamanan saat beban naik-turun.
Apabila Anda menggunakan AC inverter untuk kantor, potensi hematnya adalah sekitar 30–50% pada penggunaan harian. Lebih dari apapun, PK mencerminkan cara ruang Anda beroperasi, bukan sekadar angka.
Eksplorasi produk SkyAir Daikin atau hubungi kami untuk menemukan solusi paling relevan untuk kebutuhan Anda. Dengan begitu, jawaban AC kantor berapa PK tidak lagi berbasis tebak-tebakan atau perhitungan tanpa dasar.
You might also like




