Berapa Banyak Udara yang Kita Hirup dalam Sehari?

Daikin Indonesia • 9 September 2026

Kita dikatakan mengonsumsi sekitar 1,5 kg makanan dan sekitar 2 liter air setiap hari. Namun, berapa banyak udara yang kita hirup? Karena kita bernapas secara otomatis, kita jarang memikirkan jumlah udara yang melintasi tubuh kita. Padahal, dibandingkan dengan makanan yang kita makan dan air yang kita minum, jumlahnya ternyata sangat besar.

Kita Menghirup Lebih Banyak Udara daripada yang Disadari Sebagian Besar Orang

Rata-rata, kita bernapas sekitar 20 kali per menit dan menghirup kira-kira 0,5 liter udara dalam setiap tarikan napas. Dalam sehari, jumlah tersebut mencapai sekitar 28.800 kali bernapas dan kurang lebih 14.400 liter udara. Dari segi berat, ini setara dengan kira-kira 20 kilogram. Bernapas adalah sesuatu yang jarang kita sadari, tetapi tubuh kita menghirup udara dalam jumlah yang sangat besar setiap hari.

*Berdasarkan nilai rata-rata untuk seseorang dengan berat badan 50 kg *Nilai sebenarnya bervariasi tergantung pada kapasitas paru-paru, suhu, dan kondisi lainnya

Sebagian Besar Hari Kita Dihabiskan di Dalam Ruangan

Dalam kehidupan modern, sebagian besar hari kita dihabiskan di dalam ruangan—baik untuk bekerja, tidur, maupun menjalani rutinitas harian. Menurut Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA), orang-orang di Amerika Serikat menghabiskan sekitar 90% waktu mereka di dalam ruangan. Akibatnya, udara yang kita hirup sering kali lebih dipengaruhi oleh lingkungan dalam ruangan daripada kondisi luar ruangan. Memeriksa kembali kualitas udara di tempat-tempat tempat kita menghabiskan waktu terbanyak dapat menjadi langkah awal yang penting menuju gaya hidup yang lebih sehat.


Sumber: Badan Perlindungan Lingkungan AS 「Indoor Air Quality」

https://www.epa.gov/report-environment/indoor-air-quality

*Sumber: Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA)

Bagaimana Kualitas Udara Memengaruhi Kesehatan Kita

Kualitas udara yang kita hirup dapat memengaruhi kesehatan sekaligus aktivitas harian kita. Sebagai contoh, meningkatnya kadar karbondioksida (CO₂) telah dikaitkan dengan potensi dampak terhadap konsentrasi dan kenyamanan secara keseluruhan. Polutan dalam ruangan seperti debu, alergen, dan zat kimia juga telah dikaitkan dengan potensi risiko kesehatan. Di Daikin, kami berfokus pada aspek-aspek kualitas udara ini dan terus memajukan penelitian serta pengembangan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan dalam ruangan yang lebih sehat. Sebagai contoh, kami memajukan penelitian dan pengembangan yang menggabungkan wawasan dari ilmu saraf (neuroscience) untuk lebih memahami bagaimana faktor-faktor seperti kadar CO₂ di udara, serta suhu dan kelembapan, memengaruhi konsentrasi dan rasa lelah.


Udara Adalah Salah Satu Zat Paling Dekat dan Paling Penting di Sekitar Kita

  • Kita menghirup sekitar 20 kg, atau kurang lebih 14.400 liter udara setiap hari.
  • Dalam kehidupan modern, kita menghabiskan sebagian besar waktu di dalam ruangan, dan beberapa data menunjukkan bahwa orang-orang di Amerika Serikat menghabiskan sekitar 90% waktu mereka di dalam rumah atau bangunan.
  • Baik dari segi jumlah maupun waktu, paparan kita terhadap udara jauh melebihi makanan atau air.
  • Oleh karena itu, memeriksa kembali kualitas udara di tempat-tempat tempat kita menghabiskan waktu terbanyak merupakan fondasi penting menuju gaya hidup yang lebih sehat.

You might also like

oleh Daikin Indonesia 9 September 2026
Kita menarik napas puluhan ribu kali setiap hari, tetapi udara di sekitar kita seolah tidak pernah habis. Mengapa demikian? Jawabannya terletak pada sejarah panjang Bumi serta siklus oksigen dan karbondioksida secara terus-menerus yang digerakkan oleh makhluk hidup. Dengan menelusuri bagaimana planet kita telah berubah selama 4,6 miliar tahun terakhir, kita dapat memahami dengan lebih baik bagaimana udara yang kita hirup terbentuk.
oleh Daikin Indonesia 9 September 2026
Udara itu tidak kasat mata—Anda tidak dapat melihat, menyentuh, atau memegangnya dengan tangan Anda. Namun, jika tidak dapat dilihat, apakah udara benar-benar dapat dianggap sebagai suatu zat? Lebih dari 2.000 tahun yang lalu, orang-orang telah menemukan jawabannya. Mari kita lihat lebih dekat penemuan yang membuktikan keberadaan sesuatu yang tidak terlihat ini, beserta beberapa sifat udara yang menakjubkan.
oleh Daikin Indonesia 9 September 2026
Jika ruangan Anda tidak terasa sejuk meskipun AC sedang menyala, atau jika panas seolah bertahan hingga malam hari, masalahnya mungkin bukan pada cara Anda menggunakan unit tersebut, melainkan pada lingkungan itu sendiri. Dengan memperhatikan beberapa faktor kunci—seperti menahan panas, ventilasi, dan pengelolaan suhu—Anda dapat tetap nyaman sekaligus mengurangi penggunaan energi.

Book a Service Today