Cara Tepat Pilih AC Biar Tagihan Listrik Tetap Hemat

Daikin Indonesia • 23 Januari 2025

Perangkat pendingin udara (air conditioner - AC) semakin menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Berada di iklim tropis, apalagi area perkotaan, membuat kenikmatan udara sejuk dan nyaman dalam sebuah hunian menjadi dambaan. Namun, untuk memilih AC supaya tetap hemat bukan perkara sepele.


Dengan kecenderungan penggunaan dalam jangka waktu panjang, seperti pada waktu istirahat malam, AC jadi perangkat elektronik yang punya kontribusi tinggi pada tagihan listrik. Alih-alih dapat udara sejuk dan nyaman, malah justru bingung dihadapkan dengan tingginya tagihan listrik bulanan. 


Setidaknya ada lima hal yang patut diperhatikan sebelum memutuskan membeli atau mengganti AC.


1.      Sesuaikan kapasitas AC dengan luas ruang penempatan

AC punya kapasitas pendinginan yang dikenal dengan sebutan PK atau paardenkracht. Kapasitas pendinginan ini mesti disesuaikan dengan luas ruang penempatan. Terlalu kecil, bakal buat AC kerja ekstra untuk mendapatkan suhu yang diinginkan. Sementara jika PK terlalu besar, selain ruangan terasa terlalu dingin, kapasitas pendinginan besar ini akan membuat tagihan listrik lebih tinggi.


Cara menghitung PK agar sesuai dengan kebutuhan ruang, didapat dengan perhitungan luas ruang dikali dengan satuan panas British Thermal Unit (BTU) dan kemudian dibagi dengan 9,000 BTU. Besarnya satuan BTU ini, bergantung pada kecenderungan tingginya suhu ruang. Semakin panas, semakin besar. Untuk suhu rata-rata misalnya, cukup kalikan dengan 600 BTU. Namun bila suhu ruang cenderung panas dari lingkungan sekitar, atau ada di lantai basement, tinggikan angkanya misalnya hingga 1,000 BTU.


Contoh sebuah kamar berukuran 3x4 meter persegi dengan suhu ruang rata-rata. Perhitungannya menjadi (3x4x600) : 9000 = 0,8 yang berarti kamar tidur tersebut membutuhkan AC dengan kapasitas yang mendekatinya yaitu 0,75 atau ¾ PK. Sesuaikan perhitungan ini dengan perubahan luasan ruang dan suhu rata-ratanya.


2.      Ketahui sumber panas dalam ruang

Masih terkait dengan pemilihan kapasitas pendinginan yang pas, perlu perhatikan juga sumber panas dalam ruang. Tak cuma lampu dan perangkat elektronik lainnya, tapi termasuk juga jendela. Makin banyak sumber panas, maka makin tinggi juga kapasitas pendinginan AC yang mesti dipilih.


Setelahnya, penempatan AC juga perlu jadi perhatian. Pasang unit AC jauh dari sumber panas. Hal ini karena bila berdekatan dengan sumber panas, memaksa AC bekerja lebih keras sehingga membuat konsumsi daya listrik membengkak dan pendinginannya jadi tidak maksimal.


3.      Sesuaikan suhu AC dengan suhu udara sekitar

Yang banyak terjadi, saat suhu ruang terasa panas, AC cenderung disetel pada suhu terendah. Kebanyakan orang berpikir, menyetel AC pada suhu minimum, akan buat pendinginan lebih baik. Padahal sebenarnya tidak demikian. Yang terjadi, karena suhu yang disetel tak pernah tercapai membuat kerja AC makin berat dan konsumsi daya listrik menjadi lebih tinggi.


Bagi yang tinggal di perkotaan dengan suhu udara rata-rata diatas 32 derajat celcius, menyetel AC pada 10-15 derajat lebih rendah dibandingkan suhu udara sekitar dapat menjadi acuan. Jadi ketika suhu udara sekitar berada di 34 derajat celcius, sebaiknya AC disetel pada suhu 24 derajat.


4.      Instalasi Benar dan Perawatan berkala

Instalasi yang tak sesuai prosedur akan mengakibatkan kerja AC lebih berat sehingga menurunkan efektivitas dan ketahanan AC. Misalnya, penempatan unit outdoor AC yang tak memadai dari sisi pembuangan panas atau penggunaan panjang pipa melewati batas maksimum pemipaan unit. Instalasi yang salah dalam kasus lebih buruk lagi, dapat menghilangkan garansi. Maka, pastikan teknisi yang melakukan instalasi adalah teknisi berpengalaman dan tersertifikasi.


Jangan lupa juga soal perawatan berkala. Pada unit indoor terdapat filter udara dan heat exchanger yang akan tersumbat jika tidak dibersihkan dan dapat menyebabkan timbulnya berbagai masalah pada AC. Mulai dari kontrol suhu tidak mencukupi, kehilangan kapasitas, kebocoran air, kebisingan abnormal, konsumsi daya meningkat hingga 20% sampai terjadinya kerusakan spareparts. Tak hanya unit indoor, unit outdoor pun perlu dibersihkan supaya tidak terjadi perubahan pada siklus AC. Untuk pemakaian AC setiap hari, direkomendasikan agar melakukan perawatan setiap tiga bulan.


5.      Pilih AC dengan Tanda Hemat Energi 5 Bintang

Kini tinggal satu langkah lagi. Yaitu pilih AC yang memang teruji hemat energi. Untuk hal ini sebenarnya tidak susah.

Pemerintah sudah menerapkan kewajiban penempelan stiker Tanda Hemat Energi untuk setiap AC yang beredar di Indonesia yang dilambangkan dengan bintang. Makin banyak jumlah bintangnya, makin tinggi kemampuannya dalam penghematan energi. Peringkat teratas ditunjukkan dengan raihan lima bintang dalam stiker Tanda Hemat Energi ini.


Bila Anda sudah siap untuk membeli, AC DAIKIN inverter dapat menjadi pilihan. Soal kemampuan penghematan energi, tak perlu diragukan lagi. Tiap model AC inverter DAIKIN telah memiliki peringkat bintang lima Tanda Hemat Energi. Kapasitas pendinginannya pun beragam, mulai dari ½ PK hingga kapasitas lebih tinggi yang siap menyesuaikan kebutuhan ruang Anda. 


Ragam modelnya pun memiliki kelengkapan fitur menarik. Mulai dari penjaga kelembapan dari AC DAIKIN Premium inverter, hingga AC EVO inverter yang juga dilengkapi dukungan Gin-Ion filter untuk kemampuan lebih baik dalam mengeliminasi virus dan bakteri.


Dukungan layanan konsumen DAIKIN pun menjadi daya tariknya. Mulai dari konsultasi kebutuhan, instalasi, pemeliharaan hingga perbaikan dilayani secara terpusat dan terpantau lewat DAIKIN CONTACT CENTER. Layanan telepon bebas pulsa dengan nomor 0800-108-108-1 ini didukung dengan teknisi yang telah tersertifikasi. 


Untuk lebih lengkap mengetahui AC inverter DAIKIN, dapat mengunjungi website resminya www.daikin.co.id


You might also like

oleh Daikin Indonesia 19 Desember 2025
Melalui kantor cabangnya di Bandung, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) menghelat Gathering Asosiasi Installer AC di Sukabumi pada 19 Desember lalu. Perhelatan ini menjadi upaya DAIKIN dalam menjangkau dan membina hubungan dengan para installer di area Sukabumi dan sekitarnya. Tinggi antusias pada acara ini ditunjukkan dengan kehadiran 51 peserta dalam acara yang berlangsung di salahsatu hotel di Sukabumi. Tak hanya memperkuat silaturahmi, dalam acara ini DAIKIN juga berkesempatan memberikan berbagai materi edukasi. Mulai dari pengetahuan produk, hingga aspek seputar instalasi dan pemeliharaan. Tujuannya, memperbarui pengetahuan teknis para installer dalam menghadapi tantangan proyek di lapangan. Dengan pendekatan lebih pada nuansa informal, penyelenggaraannya justru membuka terjadinya diskusi interaktif dan sesi tanya jawab. Selain membuat peserta memiliki pemahaman lebih kaya terkait dengan materi yang disampaikan, diskusi ini membuka peluang kolaborasi DAIKIN dan installer di masa mendatang. Menjadi harapan DAIKIN, kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata pada pengayaan wawasan installer di Sukabumi dan sekitarnya. Sekaligus pula, terjadinya penguatan kerjasama DAIKIN dan installer dalam kerangka penjagaan kepuasan pengguna DAIKIN.
oleh Daikin Indonesia 19 Desember 2025
Menjadi aksi berkelanjutan dalam pemutakhiran pengetahuan teknisi, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) menghelat seminar khusus bagi teknisi di area Palembang dan Medan pada 19 Desember lalu. Kegiatan ini menuai minat tinggi dengan jumlah peserta di masing-masing kota berkisar 100 teknisi. Materi yang disampaikan meliputi perkenalan produk, pemahaman terkait teknis instalasi, troubleshooting, hingga pemeliharaan. Melengkapinya, DAIKIN juga memperkenalkan berbagai produk dari Aircon Utility Business (AUB) yang merupakan lini bisnis DAIKIN untuk aksesoris pendukung instalasi dan performa AC. Seminar ini juga menjadi wahana untuk memperluas perkenalan AC DAIKIN Nusantara Prestige. Terdiri dari tiga model, seri perdana AC hunian DAIKIN buatan Indonesia ini dikembangkan khusus untuk menjawab tantangan penggunaan AC di Indonesia. Selain memiliki pelapisan khusus pada bagian penting AC yang membuatnya lebih tahan korosi, seri ini dibuat dengan filtrasi untuk pendukung kesehatan pengguna serta ketahanan lebih terhadap dinamika arus listrik di Indonesia. Dengan peningkatan wawasan yang disampaikan melalui kedua seminar ini, DAIKIN menegaskan peran sentral teknisi sebagai garda terdepan dalam berinteraksi langsung dengan konsumen. Melalui penyelenggaraannya, DAIKIN berharap dapat memperluas pemahaman produk dan mendukung peningkatan kualitas kerja teknisi dalam instalasi maupun pemeliharaan untuk penciptaan kepuasan konsumen.
oleh Daikin Indonesia 12 Desember 2025
Samarinda, 12 Desember - Menjadi bagian upaya perusahaan dalam mendorong perluasan kesadaran pembangunan berbasis bangunan hijau (green building) di Kalimantan Timur, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) menghelat seminar bertajuk DAIKIN Green Building Solution: Sistem Pendinginan Cerdas dan Efisien di Samarinda hari ini (10/12). Mengambil tempat salah satu ruang di Hotel Haris Samarinda, keseriusan DAIKIN dalam seminar ini, salah satunya terlihat pada komprehensifnya materi yang diberikan dalam penyelenggaraannya. Selain penerapan konsep bangunan hijau di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kalimantan Timur, seminar ini pun memberi paparan terkait regulasi green building dari pemerintah hingga solusi tata udara DAIKIN yang disiapkan dalam mendukung rancangan bangunan hijau. “Seminar ini merupakan langkah nyata dan berkelanjutan dari DAIKIN mendukung upaya pemerintah dalam penciptaan lingkungan berkelanjutan melalui perluasan implementasi green building pada pembangunan di Indonesia,” ujar Shinji Miyata, Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia disela-sela acara tersebut. Sejalan dengan materi yang dipaparkan, menurutnya, keseriusan DAIKIN dalam menghelat seminar ini dapat terlihat dari pemateri yang mewakili berbagai pihak terlibat dalam penerapan green building di Kalimantan Timur. Sebagai pembicara utama dalam seminar ini, Dr. Ir. Desiderius Viby Indrayana, ST., MM., MT., IPU., ASEAN Eng., ACPE yang merupakan Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan dan Perkotaan pada Otorita IKN (OIKN) memberikan pandangan terkait penerapan standar bangunan hijau di IKN dan dampaknya pada area sekitar Kalimantan Timur. Sementara Bapak Petra Putra Kaloeti S. Si, MPWK dari Kementerian PUPR, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kalimantan Timur hadir memberikan paparan mengenai regulasi terkait green building yang berlaku sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No 21 Tahun 2021 Tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau. Melengkapinya, narasumber dari DAIKIN memberikan pemaparan terkait teknologi dan inovasi berbagai sistem tata udara DAIKIN yang disiapkan untuk mendukung perwujudan green building. Masih terkait dengan tujuan besarnya ini, terdapat dua kelompok besar yang menjadi peserta seminar tersebut. Pertama, staf terkait pada dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di area Kalimantan Timur yang tak lepas dari posisinya sebagai panitia sekaligus pemegang regulasi proyek. Sementara DAIKIN pun mengundang kontraktor, konsultan hingga pengembang sebagai pihak yang terlibat dalam berbagai proyek pembangunan di area Kalimantan Timur. Perhelatan seminar DAIKIN ini pun mendapat dukungan besar dari pemerintah setempat. Hal ini setidaknya ditunjukkan dengan kehadiran Dr. A.M. Fitra Firnanda, S.T., MM selaku Kepala Dinas PUPR dan PERA Provinsi Kalimantan Timur. Kehadirannya menjadi perwakilan resmi H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., selaku gubernur Kalimantan Timur yang dikenal aktif dalam mendorong energi hijau dan pembangunan hijau sebagai fokus utama transformasi ekonomi Kalimantan Timur. “Sebagai bagian pemerintah Kalimantan Timur, kami sangat mengapresiasi langkah ini. Menjadi tempat bertemu untuk bersilaturahmi sekaligus berbagi ilmu. Mendapat berbagai masukan dari para narasumber untuk peningkatan sumber daya manusia dalam penciptaan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Dr A.M Fitra Firnanda. Lebih lanjut terkait penyelenggaraan seminar ini, mengimbangi berbagai paparan materi dan interaksi terkait green building, DAIKIN pun memberikan plakat penghargaan bagi empat bangunan di Kalimantan Timur yang telah menerapkan prinsip green building dalam pembangunan dengan melibatkan sistem tata udara cerdas dan hemat energi. Keempat bangunan ini yaitu Gedung Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Gedung Inspektorat Provinsi Kalimantan Timur, Universitas Mulawarman dan Gedung Kejaksaan Negeri Balikpapan. “Pemberian penghargaan ini menjadi apresiasi DAIKIN pada upaya nyata yang dilakukan para pihak dalam mewujudkan prinsip green building dengan penggunaan solusi tata udara cerdas dan hemat energi pada bangunan tersebut,” ujar Shinji Miyata lagi. Lebih lanjut ia berharap, penyampaian penghargaan ini sekaligus dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pihak terkait untuk semakin memperluas kehadiran green building di wilayah Kalimantan Timur. “Seturut dengan upaya Kalimantan Timur untuk berkembang dengan berkelanjutan melalui kehadiran berbagai bangunan penyangga ekonomi yang lebih ramah lingkungan. DAIKIN siap mendukung melalui berbagai solusi tata udara inovatif yang cerdas dan hemat energi,” pungkas Shinji Miyata.

Book a Service Today