DAIKIN Jadi Mitra KEMENDIKDASMEN Dalam Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu
Jakarta – PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan nasional dengan menjadi salah satu mitra strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Penegasan ini tercermin pada keikutsertaan DAIKIN dalam aktivasi Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu yang dihelat Kemendikdasmen di Jakarta pada 6 Juli lalu.
Hadir sebagai perwakilan DAIKIN dalam acara tersebut, Budi Mulia selaku Vice President Director PT Daikin Airconditioning Indonesia, mendapat kehormatan untuk terlibat langsung dalam seremoni aktivasi Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu. Bersama Abdul Mu'ti selaku Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta jajarannya, Budi Mulia melakukan prosesi simbolis dengan menekan bel sebagai penanda dimulainya gerakan nasional tersebut.
Kepercayaan yang diberikan kepada PT Daikin Airconditioning Indonesia dalam seremoni ini tidak terlepas dari berbagai inisiatif nyata perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Salahsatunya dilakukan melalui program unggulan DAIKIN Center of Excellence (COE) dengan fokus pada peningkatan kompetensi guru dan siswa melalui peningkatan fasilitas laboratorium praktek dan pengayaan kurikulum yang ditunjang dengan pelaksanaan guru tamu, serta pelaksanaan upskilling dan reskilling guru di bidang refrigerasi dan tata udara.
Tercatat sepanjang pelaksanaannya di tahun 2025 - 2026, dukungan DAIKIN bagi pendidikan vokasi ini telah menyentuh 39 satuan pendidikan di berbagai daerah di Indonesia. Termasuk didalamnya, penguatan kompetensi bagi 603 tenaga pengajar dan 6,173 siswa.
Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu merupakan upaya Kemendikdasmen untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan ekosistem pendidikan di Indonesia melalui partisipasi aktif dunia usaha, industri, komunitas, dan masyarakat. Hal ini diantaranya dilakukan melalui penciptaan platform terdedikasi.
Melaluinya, masing-masing pemangku kepentingan akan memperoleh transparansi data kebutuhan nyata unit pendidikan yang tersebar di Indonesia. Diantaranya alat ajar, bahan pengajaran, peningkatan kompetensi, hingga revitalisasi fasilitas pendidikan. Harapannya, hal ini dapat menciptakan kolaborasi lebih besar dan sekaligus tepat sasaran antara Kemendikdasmen dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.




