Pemantapan Kompetensi Instruktur BLK Se-Indonesia

Daikin Indonesia • 27 Januari 2026

Kembali menunjukkan komitmen besarnya bersinergi dengan pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya sektor perangkat pendingin dan tata udara, DAIKIN menyelenggarakan program Upskilling Instruktur Balai Latihan Kerja (BLK). Kegiatan ini berlangsung di workshop refrigerasi Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi pada 27 Januari lalu.


Berlangsung secara hibrid, kegiatan ini diikuti langsung instruktur PPKPI, PPKD, BLK Bogor, BLK Karawang dan BLK Popinsi Jawa Barat serta diikuti secara daring oleh instruktur BLK dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini pun mendapat dukungan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta yang perwakilannya turut hadir dalam penyelenggaraan.


Lebih dalam terkait materi dalam program, dirancang untuk memperkuat pemahaman instruktur BLK, tak hanya calon teknisi pemula, tetapi juga pemutakhiran wawasan bagi teknisi senior. Dengan pertimbangan para instruktur sebelumnya telah mendapatkan pelatihan VRV Service Troubleshooting dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dalam program ini, DAIKIN menghadirkan materi lanjutan lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini termasuk didalamnya Heat Load Calculation dan Ducting Design.


Melalui program ini, Daikin berharap kegiatan ini dapat menjadi pengayaan materi HVAC bagi para instruktur BLK seiring upaya untuk mencetak tenaga kerja HVAC yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri di masa depan.

You might also like

oleh Daikin Indonesia 27 Januari 2026
Bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, DAIKIN menyelenggarakan Upskilling dan Reskilling Guru SMK Ketenagalistrikan se-Jawa Barat sepanjang tiga hari yang dimulai 27 Januari lalu. Bertempat di workshop refrigerasi BBPVP Bandung, sejumlah 19 guru yang berasal dari berbagai SMK di area Jawa Barat dan 6 instruktur dari BBPVP Bandung menjadi peserta. Materi pelatihan mencakup Basic Airconditioning, Basic P-h & Psychrometric Chart, serta RA Inverter Troubleshooting. Penyampaian materi menjadi kombinasi antara pembentukan pemahaman konseptual kuat sekaligus keterampilan aplikatif melalui metode pembelajaran terpadu antara teori dan praktik langsung di lingkungan workshop. Pelatihan ini merupakan wujud nyata komitmen keberlanjutan DAIKIN untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga pengajar vokasi terkait tata udara dan refrigerasi di Indonesia. Kegiatan serupa sebelumnya telah berjalan sepanjang tahun 2025. Dengan membawa materi terkait VRV yang menjadi solusi tata udara bagi bangunan komersial, DAIKIN menyambangi berbagai daerah di Indonesia untuk memberi pelatihan pada guru SMK bidang studi terkait. Sementara pilihan materi pelatihan yang pada penyelenggaraan kali ini lebih berfokus pada dasar-dasar AC untuk hunian dan teknologi inverter, dipilih berdasarkan umpan balik dari peserta penyelenggaraan tahun sebelumnya. Dengan perkembangan teknologi, mengulang kembali sekaligus mendapat pemutakhiran terkait dasar AC dan teknologi inverter dipandang tetap menjadi kebutuhan para tenaga pendidik vokasi terkait. Terlebih bila menimbang, tak seluruh tenaga pendidik vokasi memiliki latar belakang pendidikan terkait tata udara dan refrigerasi. Dengan pertimbangan ini pulalah, DAIKIN berkomitmen akan melanjutkan menghelat pelatihan yang sama bagi guru SMK di berbagai daerah di Indonesia sepanjang tahun ini. Sejalan dengan harapan besarnya, mendukung pemantapan kompetensi tenaga pendidik bagi terciptanya generasi lulusan SMK yang kompeten dan adaptif untuk memasuki dunia industri.
oleh Daikin Indonesia 23 Januari 2026
DAIKIN melalui cabangnya di Pekanbaru menyelenggarakan DAIKIN Designer Gathering pada 23 Januari lalu. Dengan sejumlah 51 arsitek anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Riau hadir menjadi peserta, kegiatan ini menjadi upaya perusahaan sebagai penyedia solusi tata udara inovatif dalam mempererat kolaborasi dengan arsitek setempat. Dalam penyelenggaraannya, perusahaan sekaligus memperkenalkan AC Home Central DAIKIN. Hadir sebagai solusi tata udara premium bagi hunian dan bangunan light commercial modern, AC Home Central DAIKIN tak hanya mengedepankan performa namun juga unsur estetika. Keunggulan yang membuatnya menjadi solusi arsitek dalam menciptakan desain bangunan modern sekaligus memberi perhatian pada tata udara didalamnya. Disatu sisi, hal ini hadir melalui kepraktisan pada penempatan dan perawatan yang dapat mengoperasikan beberapa unit indoor dengan hanya tersambung pada satu unit outdoor. Sementara disisi lain, AC Home Central DAIKIN pun memiliki ragam pilihan desain unit indoor yang dapat membaur pada ruang dan meningkatkan estetika keseluruhan ruang. Perkenalan ini disertai sharing session dari Dreamlabs Architects dan berbagai contoh implementasi. Inilah yang kemudian membuat sesi ini mendapat respons sangat positif, khususnya terkait fleksibilitas penggabungan AC dengan konsep desain yang estetik dan terintegrasi. Dalam kesempatan yang sama, DAIKIN juga memperkenalkan lini AC Nusantara Prestige sebagai solusi tata udara bagi hunian dan sistem VRV 6A & 6X sebagai solusi tata udara bagi bangunan komersial.
oleh Daikin Indonesia 21 Januari 2026
Kebutuhan pendinginan ideal di ruangan iklim tropis bisa mencapai 600-700 BTU per meter persegi, jauh di atas patokan negara beriklim lebih sejuk. Sementara itu, pemilik hunian masih menentukan ukuran PK AC hanya dari luas ruangan, padahal langkah ini tidak relevan lagi. Hal ini juga yang sering jadi alasan AC lama terasa dingin, sementara AC baru dengan PK sama justru mengecewakan. Padahal masalahnya belum tentu pada unitnya, tapi cara menghitung PK yang belum tepat. Sebelum menyalahkan merek atau teknologi, ada baiknya pahami dulu bagaimana menghitung ukuran PK AC yang akurat dengan memahami karakter ruangan. PK Itu Apa Sebenarnya? Banyak orang mengira PK berkaitan dengan listrik yang AC gunakan. Padahal PK adalah ukuran seberapa besar kemampuan AC memindahkan panas dari ruangan. Jadi ini bicara kapasitas pendinginan, bukan konsumsi daya. Untuk memahaminya lebih jelas, simak peta konversi PK ke BTU berikut, di mana BTU/h adalah satuan teknis kapasitas dingin yang sebenarnya. Kenapa Tabel “PK vs Luas Ruangan” Sering Mengecoh? Pemilik rumah yang hendak membeli AC sering mencari patokan PK AC untuk kamar lewat tabel luas ruangan. Cara ini memang praktis dan tampak meyakinkan, tapi bisa menyesatkan. Hal ini terjadi karena luas ruangan hanya satu variabel, padahal ada faktor lain yang perlu pertimbangan lain ketika Anda membeli AC. Heat load atau seberapa panas yang masuk dan terperangkap di dalam ruang adalah faktor lain yang sangat menentukan itu. Dua kamar 12 m², misalnya, bisa butuh PK berbeda. Satu menghadap timur, teduh, jarang kena matahari. Satu lagi menghadap barat, jendela besar, kena panas sore langsung. Pada kondisi seperti ini, kebutuhan BTU bahkan perlu dinaikkan 10–25% dari hitungan standar. Belum lagi faktor plafon tinggi, jumlah orang, perangkat elektronik, dan ventilasi. Semua menyumbang panas. Jadi ketika AC terasa “kurang dingin”, sering kali masalahnya bukan di unit, tapi di cara Anda menghitungnya sejak awal. Cara Menghitung PK AC yang Lebih Masuk Akal Kalau ingin hasil yang lebih presisi daripada sekadar melihat tabel ukuran PK AC, Anda perlu sedikit mengubah cara berpikir. Bukan lagi bertanya, “Ruangan saya berapa meter?”, tapi, “Ruangan ini menyimpan panas sebanyak apa?” agar pendekatan cara menghitung BTU AC lebih relevan. Langkah pertama tetap hitung luas ruangan (m²). Lalu kalikan dengan patokan kebutuhan 600–700 BTU/m² untuk iklim tropis. Ini jadi angka dasar kebutuhan BTU per meter persegi, tapi jangan berhenti di sini. Koreksi volume udara. Banyak perhitungan lama mengasumsikan plafon sekitar 2,4 meter. Kalau plafon di rumah Anda setinggi 3 meter, volume udara naik signifikan. Dalam praktik HVAC, kondisi ini wajar dikoreksi sekitar +25% dari kebutuhan BTU awal, karena AC harus “mengendalikan” udara yang lebih banyak. Kemudian, baca pola panas dari aktivitas ruangan. Kalau di dalamnya ada PC, double monitor, TV besar, konsol game, atau perangkat elektronik yang aktif berjam-jam, kebutuhan pendinginan realistisnya perlu ditambah 10–20%. Setiap peralatan elektronik mengeluarkan panas, sehingga perlu masuk hitungan juga. Terakhir, jangan lupakan manusia. Setiap orang yang rutin berada di ruangan menyumbang panas tubuh. Tambahkan sekitar +600 BTU per orang untuk pemakaian harian. Apabila Anda menggabungkan semua faktor ini, barula angka PK yang muncul terasa logis. Tinggi Plafon & Volume Udara: Faktor yang Sering Terlupa Banyak orang bertanya, AC 1/2 PK untuk ruangan berapa, lalu berhenti di angka luas lantai. Padahal AC tidak mendinginkan lantai, tapi mengendalikan udara di dalam ruang. Udara, di sisi lain punya volume. Plafon setinggi 3 meter sudah jadi hal yang umum dan ideal di rumah tinggal Indonesia. Ketinggian ini menyesuaikan iklim tropis yang panas agar sirkulasi udara lebih baik. Namun ketika ketinggiannya naik ke 3,5 meter, volume udara bertambah sekitar 16,7% meski luas ruangan sama. [5] Artinya, beban pendinginan ikut naik tanpa terlihat di tabel mana pun. Maka dari itu, penting untuk menyadari kalau ada perbedaan yang perlu Anda pikirkan sebelum menentukan PK untuk ruangan di rumah Anda. Semakin tinggi ruang, maka AC juga harus mengendalikan semakin banyak udara. Mengabaikan faktor ini, di sisi lain, bisa membuat AC lama dingin meski di atas kertas PK terlihat cukup. Apa yang Terjadi jika Salah Pilih PK? Sering muncul pertanyaan AC 1 PK untuk ruangan berapa, tapi jarang membayangkan konsekuensi apabila hitungannya meleset. Saat PK kekecilan, kompresor harus bekerja hampir tanpa jeda. Listrik naik, suara mesin lebih sering terdengar, dan ruangan terasa “hampir dingin” tapi tidak pernah benar-benar nyaman. Sebaliknya, PK kebesaran juga bukan solusi. Ruangan memang cepat dingin, lalu AC cepat mati. Siklus hidup-mati ini disebut short cycling, yang justru bisa meningkatkan konsumsi energi hingga 20–50%. Selain itu, udara belum sempat kehilangan kelembapannya. Pada akhirnya, udara memang dingin tapi tetap lembap dan lengket, bahkan tidak nyaman di kulit. Saatnya Memilih PK dengan Cara yang Lebih Cerdas Kenyamanan ruangan bukan hanya area yang luas, tapi juga seberapa besar panas yang benar-benar terakumulasi di dalamnya. Salah menghitung ukuran PK AC membuat unit terasa “tidak enak”: entah kurang dingin, lembap, atau justru boros tanpa terasa. Oleh karena itu, pendekatan paling aman bukan lagi menebak, tapi menilai karakter ruang secara utuh. AC untuk hunian dari Daikin adalah solusi relevan, dengan teknologi yang stabil mengikuti kebutuhan ruangan rumah tinggal di Indonesia. Hubungi kami untuk rekomendasi ukuran PK AC yang tepat untuk ruangan Anda atau kunjungi halaman DAIKIN Inverter Calculator . Nikmati kenyamanan maksimal di mana pun Anda berada bersama DAIKIN!

Book a Service Today