Pererat Sinergi Dengan Asosiasi Installer AC di Sukabumi

Daikin Indonesia • 19 Desember 2025

Melalui kantor cabangnya di Bandung, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) menghelat Gathering Asosiasi Installer AC di Sukabumi pada 19 Desember lalu. Perhelatan ini menjadi upaya DAIKIN dalam menjangkau dan membina hubungan dengan para installer di area Sukabumi dan sekitarnya. Tinggi antusias pada acara ini ditunjukkan dengan kehadiran 51 peserta dalam acara yang berlangsung di salahsatu hotel di Sukabumi.


Tak hanya memperkuat silaturahmi, dalam acara ini DAIKIN juga berkesempatan memberikan berbagai materi edukasi. Mulai dari pengetahuan produk, hingga aspek seputar instalasi dan pemeliharaan. Tujuannya, memperbarui pengetahuan teknis para installer dalam menghadapi tantangan proyek di lapangan.


Dengan pendekatan lebih pada nuansa informal, penyelenggaraannya justru membuka terjadinya diskusi interaktif dan sesi tanya jawab. Selain membuat peserta memiliki pemahaman lebih kaya terkait dengan materi yang disampaikan, diskusi ini membuka peluang kolaborasi DAIKIN dan installer di masa mendatang.


Menjadi harapan DAIKIN, kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata pada pengayaan wawasan installer di Sukabumi dan sekitarnya. Sekaligus pula, terjadinya penguatan kerjasama DAIKIN dan installer dalam kerangka penjagaan kepuasan pengguna DAIKIN. 


You might also like

oleh Daikin Indonesia 19 Desember 2025
Menjadi aksi berkelanjutan dalam pemutakhiran pengetahuan teknisi, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) menghelat seminar khusus bagi teknisi di area Palembang dan Medan pada 19 Desember lalu. Kegiatan ini menuai minat tinggi dengan jumlah peserta di masing-masing kota berkisar 100 teknisi. Materi yang disampaikan meliputi perkenalan produk, pemahaman terkait teknis instalasi, troubleshooting, hingga pemeliharaan. Melengkapinya, DAIKIN juga memperkenalkan berbagai produk dari Aircon Utility Business (AUB) yang merupakan lini bisnis DAIKIN untuk aksesoris pendukung instalasi dan performa AC. Seminar ini juga menjadi wahana untuk memperluas perkenalan AC DAIKIN Nusantara Prestige. Terdiri dari tiga model, seri perdana AC hunian DAIKIN buatan Indonesia ini dikembangkan khusus untuk menjawab tantangan penggunaan AC di Indonesia. Selain memiliki pelapisan khusus pada bagian penting AC yang membuatnya lebih tahan korosi, seri ini dibuat dengan filtrasi untuk pendukung kesehatan pengguna serta ketahanan lebih terhadap dinamika arus listrik di Indonesia. Dengan peningkatan wawasan yang disampaikan melalui kedua seminar ini, DAIKIN menegaskan peran sentral teknisi sebagai garda terdepan dalam berinteraksi langsung dengan konsumen. Melalui penyelenggaraannya, DAIKIN berharap dapat memperluas pemahaman produk dan mendukung peningkatan kualitas kerja teknisi dalam instalasi maupun pemeliharaan untuk penciptaan kepuasan konsumen.
oleh Daikin Indonesia 12 Desember 2025
Samarinda, 12 Desember - Menjadi bagian upaya perusahaan dalam mendorong perluasan kesadaran pembangunan berbasis bangunan hijau (green building) di Kalimantan Timur, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) menghelat seminar bertajuk DAIKIN Green Building Solution: Sistem Pendinginan Cerdas dan Efisien di Samarinda hari ini (10/12). Mengambil tempat salah satu ruang di Hotel Haris Samarinda, keseriusan DAIKIN dalam seminar ini, salah satunya terlihat pada komprehensifnya materi yang diberikan dalam penyelenggaraannya. Selain penerapan konsep bangunan hijau di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kalimantan Timur, seminar ini pun memberi paparan terkait regulasi green building dari pemerintah hingga solusi tata udara DAIKIN yang disiapkan dalam mendukung rancangan bangunan hijau. “Seminar ini merupakan langkah nyata dan berkelanjutan dari DAIKIN mendukung upaya pemerintah dalam penciptaan lingkungan berkelanjutan melalui perluasan implementasi green building pada pembangunan di Indonesia,” ujar Shinji Miyata, Presiden Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia disela-sela acara tersebut. Sejalan dengan materi yang dipaparkan, menurutnya, keseriusan DAIKIN dalam menghelat seminar ini dapat terlihat dari pemateri yang mewakili berbagai pihak terlibat dalam penerapan green building di Kalimantan Timur. Sebagai pembicara utama dalam seminar ini, Dr. Ir. Desiderius Viby Indrayana, ST., MM., MT., IPU., ASEAN Eng., ACPE yang merupakan Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan dan Perkotaan pada Otorita IKN (OIKN) memberikan pandangan terkait penerapan standar bangunan hijau di IKN dan dampaknya pada area sekitar Kalimantan Timur. Sementara Bapak Petra Putra Kaloeti S. Si, MPWK dari Kementerian PUPR, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kalimantan Timur hadir memberikan paparan mengenai regulasi terkait green building yang berlaku sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No 21 Tahun 2021 Tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau. Melengkapinya, narasumber dari DAIKIN memberikan pemaparan terkait teknologi dan inovasi berbagai sistem tata udara DAIKIN yang disiapkan untuk mendukung perwujudan green building. Masih terkait dengan tujuan besarnya ini, terdapat dua kelompok besar yang menjadi peserta seminar tersebut. Pertama, staf terkait pada dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di area Kalimantan Timur yang tak lepas dari posisinya sebagai panitia sekaligus pemegang regulasi proyek. Sementara DAIKIN pun mengundang kontraktor, konsultan hingga pengembang sebagai pihak yang terlibat dalam berbagai proyek pembangunan di area Kalimantan Timur. Perhelatan seminar DAIKIN ini pun mendapat dukungan besar dari pemerintah setempat. Hal ini setidaknya ditunjukkan dengan kehadiran Dr. A.M. Fitra Firnanda, S.T., MM selaku Kepala Dinas PUPR dan PERA Provinsi Kalimantan Timur. Kehadirannya menjadi perwakilan resmi H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., selaku gubernur Kalimantan Timur yang dikenal aktif dalam mendorong energi hijau dan pembangunan hijau sebagai fokus utama transformasi ekonomi Kalimantan Timur. “Sebagai bagian pemerintah Kalimantan Timur, kami sangat mengapresiasi langkah ini. Menjadi tempat bertemu untuk bersilaturahmi sekaligus berbagi ilmu. Mendapat berbagai masukan dari para narasumber untuk peningkatan sumber daya manusia dalam penciptaan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Dr A.M Fitra Firnanda. Lebih lanjut terkait penyelenggaraan seminar ini, mengimbangi berbagai paparan materi dan interaksi terkait green building, DAIKIN pun memberikan plakat penghargaan bagi empat bangunan di Kalimantan Timur yang telah menerapkan prinsip green building dalam pembangunan dengan melibatkan sistem tata udara cerdas dan hemat energi. Keempat bangunan ini yaitu Gedung Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Gedung Inspektorat Provinsi Kalimantan Timur, Universitas Mulawarman dan Gedung Kejaksaan Negeri Balikpapan. “Pemberian penghargaan ini menjadi apresiasi DAIKIN pada upaya nyata yang dilakukan para pihak dalam mewujudkan prinsip green building dengan penggunaan solusi tata udara cerdas dan hemat energi pada bangunan tersebut,” ujar Shinji Miyata lagi. Lebih lanjut ia berharap, penyampaian penghargaan ini sekaligus dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pihak terkait untuk semakin memperluas kehadiran green building di wilayah Kalimantan Timur. “Seturut dengan upaya Kalimantan Timur untuk berkembang dengan berkelanjutan melalui kehadiran berbagai bangunan penyangga ekonomi yang lebih ramah lingkungan. DAIKIN siap mendukung melalui berbagai solusi tata udara inovatif yang cerdas dan hemat energi,” pungkas Shinji Miyata.
oleh Daikin Indonesia 10 Desember 2025
Jakarta, 10 Desember - Sistem tata udara terbaru DAIKIN untuk solusi bangunan komersial, VRV 6 X dan VRV 6 A, terbukti memiliki ketahanan korosi hingga 25 tahun. Bukan hanya pernyataan sepihak, hal ini didapatkan setelah melalui serangkaian pengujian pada Fakultas Teknik Universitas Indonesia. “ Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen DAIKIN dalam menghadirkan produk yang tangguh untuk kondisi iklim tropis Indonesia. Lahir dari keseriusan inovasi berkelanjutan kami untuk menjadi semakin terdepan dalam solusi bagi kebutuhan tata udara masyarakat,” ujar Fawzie M Taib, Senior General Manager PT Daikin Airconditioning Indonesia. Disisi lain, menurutnya pula, hasil pengujian ini pun menjadi bagian pertanggungjawaban DAIKIN pada masyarakat terkait keunggulan produknya. “Membuatnya tak hanya klaim sepihak. Namun sebuah keunggulan yang benar-benar teruji dari lembaga independen,” ujar Fawzie M Taib lagi. Pernyataan ini tak lepas dari pilihan DAIKIN pada Center for Materials Processing and Failure Analysis (CMPFA) Universitas Indonesia , sebagai tempat pelaksanaan pengujian. Berada dibawah naungan Fakultas Teknik Universitas Indonesia, CMPFA menjadi Lembaga pengujian yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Berlangsung selama tiga bulan, pengujian di CMPFA khusus dilakukan pada dua komponen utama VRV 6 X dan VRV 6 A yaitu PFC dan Cross Fin. Dengan metode Salt Spray, pengujian dilaksanakan menggunakan standar internasional ASTM B117, JIS Z 2371, dan ISO 9227. Sepanjang pengujian yang dilakukan dalam chamber khusus, kedua komponen utama ini menjalani uji dibawah Neutral Salt Spray (NSS ) untuk mengetahui ketahanannya pada korosi. Pengamatan yang dilakukan tim penguji mendapatkan, kedua komponen PFC dan Cross Fin yang digunakan pada VRV 6 X dan VRV 6 A memiliki ketahanan pada korosi hingga 2,000 jam yang dilakukan dalam kondisi penyemprotan secara terus menerus sepanjang pengujian. Dari hasil inilah kemudian, dengan perbandingan pada kondisi nyata, VRV 6 X dan VRV 6 A memiliki ketahanan dari korosi hingga 25 tahun untuk kedua komponen utamanya ini.  “Kami menyambut baik langkah DAIKIN yang melakukan pengujian ini. Menjadi bagian pertanggungjawaban pelaku industri dalam memberikan informasi yang sebenar-benarnya pada masyarakat,” ujar Dr. -Ing. Reza Miftahul Ulum, S.T., M.T. selaku Kepala CMPFA. Dengan masifnya upaya pemasaran dari berbagai pabrikan, menurutnya, pengujian pada lembaga independen dan terakreditasi menjadi penting sebagai upaya menciptakan komunikasi yang bertanggung jawab pada masyarakat.

Book a Service Today