Set AC Berapa Derajat Saat Tidur? Ini Jawaban yang Paling Masuk Akal

Daikin Indonesia • 9 Maret 2026

Saat tidur, suhu tubuh inti kita turun sekitar 1oC —dan selisih kecil ini saja sudah cukup membuat ruangan yang terlalu dingin atau terlalu hangat terasa mengganggu. Lalu sebenarnya berapa suhu AC normal untuk kamar tidur yang bikin cepat terlelap tanpa harus bangun kedinginan?


Banyak orang menurunkan setelan AC serendah mungkin demi rasa sejuk instan, tapi efeknya sering berbalik di tengah malam. Artikel ini membahas suhu idea, peran kelembaban dan arah hembusan, serta pengaturan AC yang paling nyaman untuk tidur nyenyak bebas kedinginan.

Berapa Suhu Ideal untuk Tidur?

Tidak ada satu jawaban universal untuk menjawab AC normal di angka berapa. Dari sisi sleep science, suhu kamar paling ideal untuk tidur ada di rengan 15,6oC hingga 19,4oC. Teori menyebutkan bahwa suhu sejuk bantu tubuh menjalankan penurunan suhu inti yang tubuh perlukan untuk tidur nyenyak, termasuk saat masuk fase REM.


Tapi hal ini berbeda untuk kita yang tinggal di iklim tropis. Setelan sedingin itu sering terasa menusuk, apalagi jika airflow mengarah ke tubuh.


Oleh karena itu, rentang 22-26oC terasa lebih realistis. Bahkan banyak orang menemukan titik paling pas di 24-26oC karena nyaman di badan sekaligus relatif efisien penggunaan listriknya.


Jadi, suhu AC ideal untuk tidur adalah yang membuat Anda tertidur cepat dan nyaman sampai bangun, tidak serta-merta suhu terendah.

 

Kenapa Terlalu Dingin Justru Mengganggu Tidur?

Menemukan suhu AC kamar tidur berapa derajat yang ideal juga menuntut Anda untuk memahami efek saat suhu terlalu rendah. Pembuluh darah berpotensi menyempit akibat udara yang terlalu dingin, sebagai cara tubuh untuk mempertahankan suhu inti.


Akibatnya, tidur jadi lebih mudah terputus, yang meski tidak Anda sadari dapat mengurangi kualitas tidur dengan signifikan. Suhu sejuk memang membantu, tapi jika turut terlalu ekstrem—misal di bawah 12oC—tubuh justru berjuang menjaga panasnya sendiri.


Membiarkannya akan membuat tidur cenderung lebih dangkal. Tenggorokan juga terasa kering dan otot menegang. Anda bahkan bisa bangun dengan badan kurang segar.


Ini tidak lepas dari siklus tidur manusia yang sering lebih sensitif terhadap suhu sekitar daripada kebisingan ringan yang konstan. Kenyamanan termal bukan lagi hal kecil karena ini telah menjadi fondasi tidur yang nyenyak.

 

Suhu Sudah Turun, Kok Masih Gerah? Cek Kelembabannya

Banyak orang mengejar suhu AC yang nyaman untuk tidur nyenyak, tapi lupa satu variabel yang turut menentukan “rasa” udara: kelembaban. Itu sebabnya Anda bisa merasa gerah walau thermostat sudah rendah.


Udara lembab menghambat penguapan keringat, sehingga tubuh terasa lebih panas dari angka di remote. Untuk tidur, kelembaban indoor yang nyaman umumnya ada di kisaran 30-50%.


Apabila di bawah angka tersebut, tenggorokan dan hidung mudah terasa kering, bahkan sinus sering teriritasi. Tapi jika angka kelembaban ada di atasnya, kulit terasa tidak nyaman dan pengap saat tidur. Bahkan jamur serta tungau lebih mudah berkembang.

Kabar baiknya, Anda bisa mengakali hal ini dengan mudah dengan pakai Mode Dry saat lembab. Tutup ventilasi agar udara luar tidak bocor masuk dan jangan lupa pasang tirai agar suhu panas dari luar tidak menambah beban ruangan.

 

Atur Embusan, Mode, dan Kebutuhan Tiap Penghuni

Setelah suhu dan kelembaban seimbang, detail kecil seperti arah udara berembus sering jadi penentu kenyamanan. Hindari aliran udara langsung ke tubuh karena sensasi dingin lokal bisa memicu bangun di tengah malam meski suhu ruangan sebenarnya sudah pas.


Untuk setelan AC malam hari, Mode Sleep menjadi pilihan praktis karena suhu akan naik bertahap mengikuti ritme tubuh. Dengan begitu, tidur terasa lebih stabil.


Timer juga membantu mencegah ruangan menjadi terlalu dingin menjelang pagi. Sementara suhu AC untuk bayi di kamar sebaiknya sedikit lebih hangat dan aliran udaranya tidak langsung. Melalui pendekatan yang adaptif, semua penghuni bisa merasa selalu nyaman tanpa mengorbankan kualitas tidur.

 

Kualitas AC Terasa dari Stabilitas, Bukan dari Setelan Ekstrem

Pada praktiknya, angka di remote hanya “target”—yang menentukan nyaman atau tidak adalah bagaimana AC menjaga target itu di seluruh ruangan. Airflow yang merata membuat suhu terasa konsisten, tidak ada spot yang terlalu dingin di dekat unit dan terlalu hangat di sudut kamar.


Pendinginan yang stabil juga membantu tubuh tetap rileks sepanjang malam, karena tidak harus beradaptasi dengan perubahan suhu mendadak. Kualitas sistem sangat menentukan pada kondisi ini.

Kompresor yang tidak sering start-stop cenderung menjaga suhu stabil dan halus, suara lebih tenang, serta sensasi dingin yang terasa lebih natural.

 

Tidur Nyaman Dimulai dari Sistem yang Tepat

Begitu aliran udara merata dan suhu terjaga stabil, Anda tidak perlu lagi mengejar setelan serendah mungkin. Mulai dari langkah sederhana—set sekitar 25°C, aktifkan Mode Sleep, arahkan embusan ke plafon, dan gunakan timer.


Cara ini sudah bisa membuat ruangan terasa sejuk tanpa membuat tubuh kaget di tengah malam. Intinya juga selalu sama: keseimbangan antara suhu, kelembaban, dan airflow jauh lebih menentukan daripada angka ekstrem.


AC split DAIKIN hadir dengan teknologi yang menjaga pendinginan tetap halus dan konsisten. Ini sangat membantu dalam menemukan suhu AC normal untuk kamar tidur yang benar-benar terasa nyaman, tidak sekadar dingin.



Jika ingin menyesuaikan sistem dengan ukuran dan karakter kamar Anda, hubungi kami agar pengaturannya tepat sejak awal dan Anda tidak perlu lagi menebak-nebak suhu AC normal untuk kamar tidur.


You might also like

oleh Daikin Indonesia 8 Mei 2026
Jakarta – PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) meraih penghargaan Paritrana Award 2025 dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Penghargaan tahunan ini diberikan bagi pemerintah daerah, badan usaha dan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menunjukkan komitmen tinggi dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. “Apresiasi tinggi yang kami terima ini mencerminkan komitmen kuat DAIKIN dalam menjadikan perlindungan tenaga kerja sebagai bagian integral dari praktek bisnis berkelanjutan,” ujar Budi Mulia, Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia saat menerima penghargaan. Penghargaan ini sendiri diberikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar, dalam acara yang digelar di kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan di kawasan H Rasuna Said, Jakarta (8/5/2026). Sebagai penghargaan di bidang perlindungan tenaga kerja, Paritrana Award diawali melalui proses kompetisi diantara berbagai perusahaan dan institusi dari seluruh Indonesia. Dalam penilaiannya, BPJS Ketenagakerjaan menetapkan sejumlah indikator utama bagi para kandidat penerima penghargaan, meliputi inovasi program, kepatuhan administrasi, perluasan cakupan kepesertaan, hingga kepedulian terhadap pekerja rentan. Yang membuat penghargaan ini bergengsi, proses kompetisi dan seleksi dilakukan secara berjenjang. Dimulai dari tingkat provinsi sebelum kemudian berlanjut ke tingkat nasional untuk menentukan penerima terbaik. Lebih lanjut Budi Mulia yang bertindak langsung mewakili DAIKIN dalam mengikuti proses seleksi ini mengungkapkan, keberhasilan DAIKIN sebagai penerima penghargaan ini dari kategori badan usaha besar dan menengah, merupakan wujud nyata perusahaan dalam mendukung perlindungan jaminan sosial tenaga kerja. Tak hanya prakteknya di lingkungan perusahaan, namun pula menyentuh hingga upaya nyata mendorong mitra bisnisnya serta kepedulian terhadap pekerja rentan. Dalam praktek nyata perlindungan tenaga kerja di lingkungan DAIKIN, menurut Budi Mulia, tercermin dari kepatuhan administrasi perusahaan. Selain mendaftarkan seluruh karyawan dalam perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan, DAIKIN juga memastikan ketepatan dalam pemenuhan iuran jaminan sosial bagi seluruh karyawannya. Bergerak lebih luas dalam mewujudnyatakan komitmennya bagi jaminan sosial tenaga kerja, DAIKIN pun turut mendorong peningkatan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial di kalangan mitra bisnisnya. Hal ini dilakukan dengan mewajibkan mitra subkontraktor untuk mendaftarkan tenaga kerjanya dalam program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan. Dalam sosialisasinya, DAIKIN dikatakan Budi Mulia dalam momen seleksi tersebut, menggandeng langsung BPJS Ketenagakerjaan. Tak hanya itu, Budi Mulia pun memberi paparan terkait peran aktif perusahaan dalam mendukung program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda). Menjadi inisiatif dari BPJS Ketenagakerjaan, program ini dirancang mendorong perusahaan maupun individu untuk berkontribusi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal maupun pekerja rentan di sekitarnya. Diantaranya seperti asisten rumah tangga, pengemudi, dan pelaku usaha kecil. Dalam partisipasinya pada program SERTAKAN, DAIKIN tercatat sebagai perusahaan dengan kontribusi signifikan dalam upayanya memberikan perlindungan jaminan sosial bagi lebih banyak pekerja rentan. Sepanjang tahun 2025 saja, DAIKIN telah berkontribusi dalam perlindungan bagi 24.802 pekerja rentan di berbagai sektor. Lebih lanjut bicara terkait keberhasilan DAIKIN dalam mendapatkan penghargaan ini, Budi Mulia menyatakan harapannya, hal ini tidak saja menjadi pemacu DAIKIN untuk terus memperkuat komitmennya pada kesejahteraan pekerja. Namun lebih dari itu,”Kami berharap, penyelenggaraan penghargaan ini juga dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk bersama mengambil peran bagi kesejahteraan lebih banyak pekerja di Indonesia,” pungkas Budi Mulia.
oleh Daikin Indonesia 30 April 2026
Didapuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) secara resmi mengumumkan dimulainya DAIKIN Designer Award 2026. Membuka pendaftaran sejak 1 Mei 2026, pada tahun keenam pelaksanaannya, DAIKIN membawa kompetisi tahunan bagi pegiat arsitektur dan desain interior ini ke tingkat ASEAN. “Terus mengembangkan kompetisi ini dalam setiap penyelenggaraannya, hingga membawanya ke tingkat ASEAN, menjadi cerminan komitmen besar DAIKIN pada tujuan besarnya. Yaitu mendorong bertumbuhnya inspirasi hunian dan bangunan komersial ideal yang menaruh perhatian pada nilai estetika dan penciptaan tata udara didalamnya,” ujar Ching Khim Huat, Associate Officer, Daikin Industries, Ltd. Deputy Regional General Manager, Air Conditioning Business in ASEAN and Oceania, Global Operations Division dalam sambutannya pada pembukaan kompetisi ini di Jakarta, Indonesia (30/4). Sebagai sebuah kompetisi tahunan, DAIKIN Designer Award perdana digelar pada tahun 2020. Kegiatan ini lahir dari gagasan perlunya ruang bagi para pegiat arsitektur dan desainer interior untuk berbagi visi tentang ruang hidup ideal yang memberi keseimbangan perhatian pada estetika keseluruhan ruang dan kenyamanan serta kesehatan melalui penciptaan tata udara ideal didalamnya. Keselarasan antara keindahan desain dan kenyamanan tata udara inilah yang sesuai dengan semangat yang dibawa AC DAIKIN Home Central. Dari sisi kenyamanan misalnya, solusi AC sentral bagi hunian dan bangunan komersial DAIKIN ini memiliki berbagai ragam fitur yang dibuat sesuai kebutuhan spesifik menyertai kesejukan udara yang dibawanya. Diantaranya filtrasi berlapis untuk mengeliminasi berbagai partikel merugikan kesehatan di udara serta kemampuan mengatur tingkat kelembapan udara. Keseluruhan keunggulannya ini terbalut indah dengan tampilan ragam desain unit indoor AC Home Central DAIKIN yang membuatnya dapat menyatu sempurna dengan tata interior bangunan. Menjadi lini premium AC DAIKIN, keunggulan desain ini bersanding dengan kepraktisan penempatan dan perawatan dari keunikannya yang dapat mengoperasikan beberapa unit indoor hanya dengan satu unit outdoor. “Kesiapan DAIKIN sebagai penyedia solusi tata udara terpercaya dan para pegiat arsitektur dan desain interior sebagai pelaku penggerak pada industri inilah yang kemudian diharapkan dapat melahirkan kolaborasi dalam mewujudkan visi ruang hidup ideal,” ujar Shinji Miyata. “Tak hanya di Indonesia, namun hingga ke kawasan ASEAN. Memperluas sekaligus mengembangkan inspirasi dengan berbagai karya yang tumbuh didalam DAIKIN Designer Award,” ujarnya lagi. Bicara mengenai kolaborasi besar ini, menurut Shinji Miyata, tercermin dari kolaborasi internal DAIKIN sendiri. Menjadi penyelenggara bersama DAIKIN Designer Award 2026 adalah empat afiliasi DAIKIN yang termasuk didalamnya DAIKIN Indonesia, DAIKIN Malaysia, DAIKIN Singapura dan DAIKIN Filipina. Sejalan dengan pernyataannya ini, DAIKIN Designer Award 2026 dirancang terbuka bagi peserta dari seluruh negara didalam kawasan ASEAN. Membuatnya semakin terbuka bagi tumbuhnya pendekatan desain yang segar mengenai ruang hidup ideal, selain dari profesional, kompetisi ini terbuka bagi peserta kategori mahasiswa. Setiap kategori peserta memiliki kesempatan berlaga berdasarkan aplikasi bangunan yaitu bangunan hunian dan bangunan komersial F&B. Tak hanya terbatas bagi karya terbangun, namun juga meliputi rancangan konseptual desain arsitektur maupun desain interior. Khusus untuk kategori karya terbangun bagi hunian, dengan pertimbangan pada perkembangan hunian vertikal, kompetisi ini memiliki sub kategori bagi bangunan apartemen atau kondominium. Disisi lain, keseriusan membawa kompetisi ini ke tingkat ASEAN dapat dilihat dari kolaborasi DAIKIN dengan berbagai asosiasi besar bidang arsitektur dan desain interior. Dari Indonesia misalnya, DAIKIN berkolaborasi dengan Ikatan Arsitek Indonesia dan Himpunan Desainer Interior Indonesia. Dari Malaysia dan Singapura, kolaborasi dilakukan dengan Malaysian Institute of Interior Designers (MIID) dan Society of Interior Designers Singapore (SIDS). Sementara Philippine Institute of Interior Designers menjadi asosiasi desainer interior Filipina yang turut berkolaborasi dalam penyelenggaraan kompetisis ini. Kolaborasi dengan asosiasi ini diantaranya terwujud pada susunan dewan juri yang melibatkan nama besar di bidang arsitektur dan desain interior. Dari Indonesia misalnya, nama besar di bidang arsitektur yaitu Tan Tik Lam dan Cosmas Gozali menjadi juri bersama dengan Alex Bayusaputro yang telah dikenal luas dari berbagai karyanya sebagai desainer interior profesional dan Wenky Handono sebagai perwakilan juri dari DAIKIN. Dari Malaysia dan Singapura, IDr Tay Ei Ling dari MIID dan ID1. Henry Yew dari SIDS menjadi dua nama besar di bidang desain interior menjadi juri. Sementara dari Philipina, IDr. Cecil Ravelas menjadi juri mewakili PIID. Untuk kemudahan pendaftaran bagi peserta sekaligus informasi lebih detail terkait dengan pelaksanaannya, DAIKIN membuka laman khusus www.daikindesignerawards.daikin.co.id. Pendaftaran ini akan dibuka sepanjang 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. DAIKIN sendiri menyiapkan berbagai apresiasi bagi jajaran pemenang dari tiap kategori. Termasuk diantaranya, hadiah berupa uang tunai sejumlah total 540 juta rupiah.
oleh Daikin Indonesia 16 April 2026
Berlangsung sepanjang 14 – 16 April lalu, PT Daikin Airconditioning Indonesia menghelat pelatihan bagi siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Cimahi, Jawa Barat. Sejumlah 87 siswa tercatat menjadi peserta pelatihan ini. Dengan fokus materi pada pemeliharaan dan penanganan kendala bagi unit AC hunian, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan wawasan sekaligus kompetensi siswa. Sejalan dengan tujuan ini, dalam pelaksanaannya, setiap siswa diwajibkan mengikuti ujian pada sebelum dan di akhir pelatihan untuk mengevaluasi pemahaman siswa terkait materi yang disampaikan. Dalam penyampaian materi pun, menjadi perpaduan dari teori dan praktek dengan memanfaatkan unit AC DAIKIN di laboratorium praktek siswa di sekolah tersebut. Hal ini dimungkinkan karena SMKN 1 Cimahi menjadi mitra DAIKIN dalam implementasi program DAIKIN Center of Excellence (CoE) di sekolah menengah kejuruan. Bertujuan mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya bidang tata udara (HVAC), melalui program ini diantaranya DAIKIN menghadirkan laboratorium pembelajaran lengkap dengan unit AC terkini. Untuk menunjangnya, DAIKIN memberikan pengayaan kurikulum berbasis industri serta pelatihan dan uji kompetensi terjadwal sepanjang tahunnya bagi siswa maupun tenaga pengajar. DAIKIN berharap kehadiran CoE ini mampu mencetak lulusan SMK dengan kompetensi teknis dan kesiapan kerja tinggi untuk menjembatani kebutuhan industri dengan dunia pendidikan melalui penguatan link and match yang berkelanjutan.

Book a Service Today