Daikin Bali Helat Aksi Bersih AC Rumah Ibadah

24 Oktober 2022

Bali, 24 Oktober – PT. Daikin Airconditioning Indonesia (Daikin), melalui perwakilannya di Bali, menghelat aksi pembersihan dan perawatan unit penyejuk ruangan (Air Conditioner – AC) pada rumah ibadah lintas agama. Sejumlah lima rumah ibadah di Bali dengan total 68 unit AC menjadi sasaran program Nyaman Beribadah Bersama Daikin di Bali yang berlangsung dari 18 Oktober 2022.


“Sejalan dengan salahsatu visi Daikin untuk memberi kenyamanan melalui solusi tata udara yang menjadi keahlian kami, harapannya program ini pun dapat memberikan dan meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat Bali dalam menjalankan ibadahnya,” ujar Erick Sunjaya, Kepala Cabang Daikin untuk area Bali dan sekitarnya. Program ini, menurutnya, dilakukan tanpa melihat kepemilikan merek AC yang digunakan pada rumah ibadah tersebut.


Program Nyaman Beribadah Bersama Daikin sendiri merupakan salahsatu pilar besar inisiatif sosial Daikin yang menjadi agenda nasional perusahaan spesialis AC asal Jepang tersebut. Sepanjang tahun ini, Daikin menargetkan akan menghelatnya di 13 daerah yang juga merupakan daerah operasional kantor perwakilan Daikin di Indonesia. Hingga saat ini, terhitung DAIKIN telah melangsungkannya di berbagai kota di Indonesia yaitu Batam, Jogjakarta, Manado, Palembang, Pekanbaru dan Semarang.


Termasuk dalam kelima rumah ibadah yang menjadi peserta program Nyaman Beribadah Bersama Daikin di Bali yaitu Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa, Vihara Budhina Guna, Masjid Agung Ibnu Batutah dan Gereja Kristen Protestan Bukit Doa yang berada di kisaran Kuta Selatan, serta Parisada Hindu Dharma Indonesia yang berada di kecamatan Denpasar Utara.



Lebih lanjut Erick Sunjaya menyatakan, dalam menghelat Nyaman Beribadah Bersama Daikin di Bali, perusahaan AC asal Jepang ini menggandeng dua asosiasi besar yang menaungi praktisi dan teknisi terkait tata udara di Bali. Keduanya yaitu Asosiasi Teknisi Refrigerasi dan Tata Udara Indonesia (ASISI) serta Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (APITU). “Melalui kegiatan ini, kami sekaligus ingin menjaga dan mengembangkan kolaborasi yang harmonis diantara pihak dalam industri, pabrikan dan asosiasi, yang bersama berupaya mengambil peran lebih bagi masyarakat,” ujar Erick Sunjaya lagi. 

You might also like

oleh Daikin Indonesia 9 September 2026
Kita dikatakan mengonsumsi sekitar 1,5 kg makanan dan sekitar 2 liter air setiap hari. Namun, berapa banyak udara yang kita hirup? Karena kita bernapas secara otomatis, kita jarang memikirkan jumlah udara yang melintasi tubuh kita. Padahal, dibandingkan dengan makanan yang kita makan dan air yang kita minum, jumlahnya ternyata sangat besar.
oleh Daikin Indonesia 9 September 2026
Kita menarik napas puluhan ribu kali setiap hari, tetapi udara di sekitar kita seolah tidak pernah habis. Mengapa demikian? Jawabannya terletak pada sejarah panjang Bumi serta siklus oksigen dan karbondioksida secara terus-menerus yang digerakkan oleh makhluk hidup. Dengan menelusuri bagaimana planet kita telah berubah selama 4,6 miliar tahun terakhir, kita dapat memahami dengan lebih baik bagaimana udara yang kita hirup terbentuk.
oleh Daikin Indonesia 9 September 2026
Udara itu tidak kasat mata—Anda tidak dapat melihat, menyentuh, atau memegangnya dengan tangan Anda. Namun, jika tidak dapat dilihat, apakah udara benar-benar dapat dianggap sebagai suatu zat? Lebih dari 2.000 tahun yang lalu, orang-orang telah menemukan jawabannya. Mari kita lihat lebih dekat penemuan yang membuktikan keberadaan sesuatu yang tidak terlihat ini, beserta beberapa sifat udara yang menakjubkan.

Book a Service Today