DELIVERY OF PPE DONATION FROM DID FOR JAKARTA PON Hospital

Daikin Indonesia • 26 Mei 2020

Submission of Daikin's continued donation in the handling of Covid-19 in Indonesia.


Mr. Budi Mulia, Director of Finance and Other Services of PT Daikin Airconditioning Indonesia together with Mr. Giam Tee Kiat, President Director of PT Daikin Applied Solutions Indonesia who also represents PT Daikin Manufacturing Indonesia, this morning received and handed over Donations of Personal Protective Equipment and N95 Health Masks to their homes. Sick (RS) National Brain Center (PON).


This donation was handed over directly to dr. Mursyid Bustami, Sp.S(K), KIC, MARS as the President Director at the National Brain Center Hospital (PON) Jakarta who were present with the team, including dr. Adin Nulkhasanah Sp.S, MARS as Medical Director of PON Hospital and dr. Nizar Yamanie Sp.S(K) as Chairman of the Medical Committee of the PON Hospital.


This is Daikin's continued donation program. This is done in the context of caring for and appreciating the vanguard of all health workers including; doctors, nurses, lab workers to the cleaning service on duty.


"We really appreciate them, the frontline of health in an effort to accelerate the recovery of Covid-19 patients, hopefully this donation can help," said Mr. Budi Mulia, Director of Finance and Other Services at PT Daikin Airconditioning Indonesia.


#BeyondComforting #DaikinAsliJapan #MelawanCovid19

You might also like

oleh Daikin Indonesia 9 September 2026
Kita dikatakan mengonsumsi sekitar 1,5 kg makanan dan sekitar 2 liter air setiap hari. Namun, berapa banyak udara yang kita hirup? Karena kita bernapas secara otomatis, kita jarang memikirkan jumlah udara yang melintasi tubuh kita. Padahal, dibandingkan dengan makanan yang kita makan dan air yang kita minum, jumlahnya ternyata sangat besar.
oleh Daikin Indonesia 9 September 2026
Kita menarik napas puluhan ribu kali setiap hari, tetapi udara di sekitar kita seolah tidak pernah habis. Mengapa demikian? Jawabannya terletak pada sejarah panjang Bumi serta siklus oksigen dan karbondioksida secara terus-menerus yang digerakkan oleh makhluk hidup. Dengan menelusuri bagaimana planet kita telah berubah selama 4,6 miliar tahun terakhir, kita dapat memahami dengan lebih baik bagaimana udara yang kita hirup terbentuk.
oleh Daikin Indonesia 9 September 2026
Udara itu tidak kasat mata—Anda tidak dapat melihat, menyentuh, atau memegangnya dengan tangan Anda. Namun, jika tidak dapat dilihat, apakah udara benar-benar dapat dianggap sebagai suatu zat? Lebih dari 2.000 tahun yang lalu, orang-orang telah menemukan jawabannya. Mari kita lihat lebih dekat penemuan yang membuktikan keberadaan sesuatu yang tidak terlihat ini, beserta beberapa sifat udara yang menakjubkan.

Book a Service Today