High COP & EER Value

Creata Indonesia • 18 Agustus 2020

Apa itu COP? COP (Coefficient of Peformance/Koefisien Kinerja) pada AC mengindikasi seberapa efisien unit itu memakai energi. COP yang lebih tinggi berarti efisiensi energi yang lebih besar. Ini juga berarti konsumsi daya yang lebih rendah, dan tentu saja tagihan listrik juga lebih rendah.



Efisien atau tidaknya sebuah AC ruangan diukur dengan Energy Efficiency Ratio atau yang biasa disingkat dengan istilah EER.



Energy Efficiency Ratio (EER) adalah perbandingan kapasitas pendinginan dengan input daya. Kapasitas pendinginan dengan input daya. Kapasitas pendinginan diukur menggunakan satuan Btu/h (British thermal units per hour) sedangkan daya diukur menggunakan satuan watt. Berbeda dengan COP, EER berbanding lurus dengan efisiensi dari sebuah AC, semakin tinggi EER dari sebuah AC maka semakin efisien pula AC tersebut.



*) Hasil EER berdasarkan tes dari badan sertifikasi yang telah ditentukan dengan parameter : 50% Loading : 60% & 100% Loading : 40%


Hasil EER sesuai sertifikasi hemat energi sesuai standar - SNI ISO/IEC 17065:2012 yang diluluskan Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro).

Badingkan dengan model non-inverter. Urusara 7 menghemat konsumsi daya hingga 58%. Penghematan ini membantu mengurangi tagihan listrik bagi pengguna dan juga mengurangi emisi CO2 yang disebabkan pembangkit listrik.

You might also like

oleh Daikin Indonesia 9 September 2026
Kita dikatakan mengonsumsi sekitar 1,5 kg makanan dan sekitar 2 liter air setiap hari. Namun, berapa banyak udara yang kita hirup? Karena kita bernapas secara otomatis, kita jarang memikirkan jumlah udara yang melintasi tubuh kita. Padahal, dibandingkan dengan makanan yang kita makan dan air yang kita minum, jumlahnya ternyata sangat besar.
oleh Daikin Indonesia 9 September 2026
Kita menarik napas puluhan ribu kali setiap hari, tetapi udara di sekitar kita seolah tidak pernah habis. Mengapa demikian? Jawabannya terletak pada sejarah panjang Bumi serta siklus oksigen dan karbondioksida secara terus-menerus yang digerakkan oleh makhluk hidup. Dengan menelusuri bagaimana planet kita telah berubah selama 4,6 miliar tahun terakhir, kita dapat memahami dengan lebih baik bagaimana udara yang kita hirup terbentuk.
oleh Daikin Indonesia 9 September 2026
Udara itu tidak kasat mata—Anda tidak dapat melihat, menyentuh, atau memegangnya dengan tangan Anda. Namun, jika tidak dapat dilihat, apakah udara benar-benar dapat dianggap sebagai suatu zat? Lebih dari 2.000 tahun yang lalu, orang-orang telah menemukan jawabannya. Mari kita lihat lebih dekat penemuan yang membuktikan keberadaan sesuatu yang tidak terlihat ini, beserta beberapa sifat udara yang menakjubkan.

Book a Service Today