Melalui Riset Neurosains, Daikin Menghadirkan Udara yang Menghambat Rasa Lelah

Daikin Indonesia • 16 Januari 2026

Nilai apa yang dimiliki udara selain untuk pemanas dan pendingin?

Riset DAIKIN untuk udara

Belakangan ini, kualitas udara semakin menarik perhatian. Hal ini karena potensi udara ternyata jauh melampaui fungsi dasarnya sebagai sarana pemanas dan pendingin untuk menciptakan lingkungan yang nyaman. Dengan mengubah dan mengendalikan elemen-elemen udara, nilai baru dapat diciptakan nilai yang sebelumnya tidak pernah ada seperti menghadirkan “udara yang membuat makanan terasa lebih lezat”, “udara yang membantu meningkatkan konsentrasi saat bekerja”, hingga “udara yang menghambat rasa lelah”.

 

Lantas, bagaimana kualitas udara dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup kita? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami mewawancarai dua peneliti dari Daikin yang tengah melakukan riset guna menghadirkan nilai baru dari udara bagi para pelanggan.

 

Udara Mempengaruhi Kelelahan, Produktivitas, dan Rasa

Sekitar 20 kilogram. Tahukah Anda apa yang diwakili oleh angka ini? Inilah jumlah udara yang dihirup manusia setiap hari.※1 Asupan air per hari sekitar 1,2 kilogram, sedangkan makanan sekitar 1,3 kilogram. Artinya, dalam kehidupan sehari-hari, jumlah udara yang kita gunakan jauh lebih besar dibandingkan makanan dan air.

 

Dengan memahami fakta ini, kita dapat dengan mudah menyadari bahwa kualitas udara sama pentingnya dengan kualitas makanan dan air bagi kehidupan manusia.



Udara memengaruhi tubuh manusia dalam berbagai cara. Misalnya, penyakit menular yang disebabkan oleh virus di udara serta alergi akibat alergen seperti jamur dan serbuk sari (pollen) merupakan dampak yang paling mudah kita bayangkan. Namun, hal-hal tersebut hanyalah sebagian kecil dari bagaimana berbagai elemen udara dapat memengaruhi kondisi manusia secara keseluruhan.

 


Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kiyoshi Kuroi, pemimpin IAQ Technologies Group di Daikin Industries, sebuah perusahaan manufaktur yang mengkhususkan diri pada sistem tata udara. IAQ dalam nama IAQ Technologies Group merupakan singkatan dari indoor air quality atau kualitas udara dalam ruangan sebuah konsep yang saat ini semakin mendapat perhatian dan pengakuan di tingkat internasional.

 

Tema riset kelompok ini adalah “Everything but heating and cooling” atau segala hal di luar pemanas dan pendingin. Sebagai contoh, untuk menghadirkan udara dengan nilai tambah yang tinggi, kelompok ini melakukan penelitian yang mengukur bagaimana udara memengaruhi manusia dalam seluruh aktivitas keseharian mereka, termasuk saat berkonsentrasi, bersantai, tidur, dan makan.

 

Kuroi, yang berada di pusat riset ini, menargetkan evolusi pendingin udara—yang sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari—dari produk yang sekadar “mengatur udara” menjadi produk yang “menciptakan udara.”

 

“Selama ini, nilai pendingin udara adalah mengubah lingkungan negatif, yaitu ruangan yang terlalu panas atau terlalu dingin, menjadi lingkungan netral yang nyaman. Yang kami tuju selanjutnya adalah mengubah ‘netral’ itu menjadi positif. Misalnya, kami ingin menghadirkan nilai tambah melalui udara yang memberikan manfaat seperti meningkatkan efisiensi kerja dan menghadirkan relaksasi yang lebih maksimal.”

 

Ketika ditanya apa yang secara spesifik dibutuhkan untuk mencapai hal tersebut, Kuroi menjawab:

“Udara itu seperti selubung yang menyelimuti tubuh dan pikiran kita, tetapi tidak terlihat oleh mata. Itulah sebabnya kami berupaya menganalisis dan mengukurnya secara ilmiah. Kami ingin memvisualisasikan udara. Memvisualisasikan udara akan sangat berharga bagi kami dalam menciptakan udara dan meningkatkan lingkungan. Riset harian yang kami lakukan dilandasi oleh keyakinan pada kemungkinan yang dimiliki udara.”

 

Udara yang Membantu Mengurangi Kelelahan dan Meningkatkan Persepsi Rasa

 

IAQ Technologies Group melakukan riset setiap hari untuk menghadirkan udara dengan nilai tambah yang tinggi. Dalam tim ini, beragam sumber daya manusia terlibat aktif, termasuk peneliti biologi, peneliti komponen udara, serta spesialis analisis informasi canggih menggunakan AI. Salah satu ahli dalam kelompok ini adalah neurosaintis Shota Hori.

 

Kehadiran seorang neurosaintis sangatlah wajar, mengingat transisi fokus dari sekadar “pemanasan dan pendinginan” menuju tahap berikutnya: menciptakan nilai baru bagi udara yang menyediakan “udara optimal untuk mendukung seluruh aktivitas sehari-hari manusia.”

 

Hori awalnya menekuni penelitian di Sekolah Pascasarjana Kedokteran Universitas Kyoto University. Ia berbagi dengan kami alasan bergabung dengan Daikin.

 


Saya baru mengetahui bahwa Universitas Kyoto University dan Daikin telah menjalin kemitraan komprehensif yang bertujuan menciptakan nilai baru, serta bahwa Daikin tengah mengembangkan teknologi untuk mengukur aktivitas otak manusia. Saya pun berpikir, “Mengapa produsen pendingin udara seperti Daikin terlibat di bidang ini?” Luasnya cakupan riset Daikin membuat saya tertarik dan ingin berkontribusi di dalamnya.

 

Kekuatan udara terletak pada kemampuannya memberikan efek positif bagi manusia dalam jangka waktu yang lama. Karena itu, saya ingin mengukur dampak udara terhadap manusia dan menghadirkan udara yang memiliki nilai untuk meningkatkan kualitas hidup, perilaku, dan kenyamanan manusia. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud Shota Hori dengan “kemungkinan udara”? Ia memberikan dua contoh konkret.

 

“Contoh pertama adalah ‘udara yang menghambat rasa lelah.’ Dalam penelitian bersama RIKEN, kami secara numerik menjelaskan ‘kualitas udara dalam ruangan (IAQ) dan lingkungan udara (AE) yang menghambat kelelahan’ dengan mengukur tingkat kelelahan orang pada berbagai kondisi suhu dan kelembapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenyamanan dapat meningkat bahkan pada suhu 28°C jika kelembapan dijaga ≤55%, dan kelelahan dapat berkurang※2 saat kelembapan ≤40%.”

 

 

Ini berarti bahwa jika menggunakan pendingin udara yang dilengkapi dengan fungsi pengendalian kelembapan, Anda dapat menciptakan lingkungan udara yang nyaman dan menyegarkan di dalam ruangan, bahkan di tengah panasnya musim panas. Jika kelembapan tidak dapat dikendalikan, menurunkan suhu ruangan hingga 26°C juga dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus mengurangi rasa lelah.

 

Selain itu, “udara yang membuat makanan terasa lebih lezat” juga merupakan salah satu kemungkinan. Misalnya, mengatur lingkungan dengan menaikkan suhu saat menyantap hidangan utama dan menurunkannya saat menyantap hidangan penutup dapat meningkatkan cita rasa. Pada sebuah acara sebelumnya, Daikin mengadakan pameran dengan suhu ruangan yang dikontrol, dan pengunjung dapat merasakan perubahan rasa anggur akibat variasi lingkungan udara.※3, Dengan fokus pada kualitas udara, hidup sehari-hari tidak hanya menjadi lebih nyaman, tetapi berbagai pengalaman juga dapat menjadi lebih dan menyenangkan.

Lingkungan Udara yang Meningkatkan Kesejahteraan

 

Kualitas udara memengaruhi perilaku sehari-hari dan kenyamanan manusia. Untuk memperluas potensi udara, para peneliti di IAQ Technologies Group terus mengeksplorasi konsep “Udara” setiap hari.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep well-being (kesejahteraan) menjadi perhatian global, dan IAQ Technologies Group cepat menangkapnya sebagai kata kunci penting untuk didiskusikan. Tujuannya adalah menciptakan nilai udara yang tidak hanya mendukung kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan sosial, kekayaan batin, dan kebahagiaan.

 

Kuroi, sebagai pemimpin IAQ Technologies Group, menjelaskan visi tersebut:

“Lingkungan dalam ruangan tidak hanya terdiri dari udara, tetapi juga segala sesuatu yang mengisi ruang tersebut. Itu sebabnya kami harus melihat banyak hal, tidak hanya pendingin udara, untuk menghadirkan udara yang lebih bernilai bagi manusia. Ke depannya, saya ingin memikirkan keseluruhan ruang melalui kolaborasi dengan berbagai perusahaan.”

 

Lebih jauh, Kuroi menjelaskan perspektifnya tentang pentingnya mengejar kualitas udara:

“Kualitas udara sangat berkaitan dengan kebahagiaan dan kesejahteraan manusia, dan upaya untuk meningkatkan kualitas udara adalah kunci menuju kebahagiaan yang lebih besar.”

 

Mengejar kebahagiaan manusia melalui udara—itulah sesuatu yang hanya mungkin dilakukan oleh Daikin, produsen yang mengkhususkan diri pada sistem pendingin udara. Inisiatif perusahaan ini kemungkinan akan menjadi semakin penting bagi masyarakat di masa depan.

*1

*1 Data according to Daikin research

* 2 Press release dated May 28, 2020
Joint research aimed at creating comfortable and healthy air environments demonstrates that lowering humidity even at a room temperature of 28°C is effective in reducing fatigue.

https://www.daikin.co.jp/press/2020/20200528/pdf/press_20200528.pdf

* 3 Press release on October 10, 2018
An announcement is made to publicize the company’s first exhibition at CEATEC JAPAN 2018 and its 20 ideas for creating new value for air and space environments.

https://www.daikin.co.jp/press/2018/20181010/pdf/press_20181010.pdf

* This page was originally published on September 30, 2021, with some additions and revisions made on June 20, 2022.

* Some revisions were made on December 13, 2023.



You might also like

oleh Daikin Indonesia 8 Mei 2026
Jakarta – PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) meraih penghargaan Paritrana Award 2025 dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Penghargaan tahunan ini diberikan bagi pemerintah daerah, badan usaha dan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang menunjukkan komitmen tinggi dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. “Apresiasi tinggi yang kami terima ini mencerminkan komitmen kuat DAIKIN dalam menjadikan perlindungan tenaga kerja sebagai bagian integral dari praktek bisnis berkelanjutan,” ujar Budi Mulia, Direktur PT Daikin Airconditioning Indonesia saat menerima penghargaan. Penghargaan ini sendiri diberikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar, dalam acara yang digelar di kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan di kawasan H Rasuna Said, Jakarta (8/5/2026). Sebagai penghargaan di bidang perlindungan tenaga kerja, Paritrana Award diawali melalui proses kompetisi diantara berbagai perusahaan dan institusi dari seluruh Indonesia. Dalam penilaiannya, BPJS Ketenagakerjaan menetapkan sejumlah indikator utama bagi para kandidat penerima penghargaan, meliputi inovasi program, kepatuhan administrasi, perluasan cakupan kepesertaan, hingga kepedulian terhadap pekerja rentan. Yang membuat penghargaan ini bergengsi, proses kompetisi dan seleksi dilakukan secara berjenjang. Dimulai dari tingkat provinsi sebelum kemudian berlanjut ke tingkat nasional untuk menentukan penerima terbaik. Lebih lanjut Budi Mulia yang bertindak langsung mewakili DAIKIN dalam mengikuti proses seleksi ini mengungkapkan, keberhasilan DAIKIN sebagai penerima penghargaan ini dari kategori badan usaha besar dan menengah, merupakan wujud nyata perusahaan dalam mendukung perlindungan jaminan sosial tenaga kerja. Tak hanya prakteknya di lingkungan perusahaan, namun pula menyentuh hingga upaya nyata mendorong mitra bisnisnya serta kepedulian terhadap pekerja rentan. Dalam praktek nyata perlindungan tenaga kerja di lingkungan DAIKIN, menurut Budi Mulia, tercermin dari kepatuhan administrasi perusahaan. Selain mendaftarkan seluruh karyawan dalam perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan, DAIKIN juga memastikan ketepatan dalam pemenuhan iuran jaminan sosial bagi seluruh karyawannya. Bergerak lebih luas dalam mewujudnyatakan komitmennya bagi jaminan sosial tenaga kerja, DAIKIN pun turut mendorong peningkatan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial di kalangan mitra bisnisnya. Hal ini dilakukan dengan mewajibkan mitra subkontraktor untuk mendaftarkan tenaga kerjanya dalam program jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan. Dalam sosialisasinya, DAIKIN dikatakan Budi Mulia dalam momen seleksi tersebut, menggandeng langsung BPJS Ketenagakerjaan. Tak hanya itu, Budi Mulia pun memberi paparan terkait peran aktif perusahaan dalam mendukung program SERTAKAN (Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda). Menjadi inisiatif dari BPJS Ketenagakerjaan, program ini dirancang mendorong perusahaan maupun individu untuk berkontribusi dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal maupun pekerja rentan di sekitarnya. Diantaranya seperti asisten rumah tangga, pengemudi, dan pelaku usaha kecil. Dalam partisipasinya pada program SERTAKAN, DAIKIN tercatat sebagai perusahaan dengan kontribusi signifikan dalam upayanya memberikan perlindungan jaminan sosial bagi lebih banyak pekerja rentan. Sepanjang tahun 2025 saja, DAIKIN telah berkontribusi dalam perlindungan bagi 24.802 pekerja rentan di berbagai sektor. Lebih lanjut bicara terkait keberhasilan DAIKIN dalam mendapatkan penghargaan ini, Budi Mulia menyatakan harapannya, hal ini tidak saja menjadi pemacu DAIKIN untuk terus memperkuat komitmennya pada kesejahteraan pekerja. Namun lebih dari itu,”Kami berharap, penyelenggaraan penghargaan ini juga dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk bersama mengambil peran bagi kesejahteraan lebih banyak pekerja di Indonesia,” pungkas Budi Mulia.
oleh Daikin Indonesia 30 April 2026
Didapuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan, PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) secara resmi mengumumkan dimulainya DAIKIN Designer Award 2026. Membuka pendaftaran sejak 1 Mei 2026, pada tahun keenam pelaksanaannya, DAIKIN membawa kompetisi tahunan bagi pegiat arsitektur dan desain interior ini ke tingkat ASEAN. “Terus mengembangkan kompetisi ini dalam setiap penyelenggaraannya, hingga membawanya ke tingkat ASEAN, menjadi cerminan komitmen besar DAIKIN pada tujuan besarnya. Yaitu mendorong bertumbuhnya inspirasi hunian dan bangunan komersial ideal yang menaruh perhatian pada nilai estetika dan penciptaan tata udara didalamnya,” ujar Ching Khim Huat, Associate Officer, Daikin Industries, Ltd. Deputy Regional General Manager, Air Conditioning Business in ASEAN and Oceania, Global Operations Division dalam sambutannya pada pembukaan kompetisi ini di Jakarta, Indonesia (30/4). Sebagai sebuah kompetisi tahunan, DAIKIN Designer Award perdana digelar pada tahun 2020. Kegiatan ini lahir dari gagasan perlunya ruang bagi para pegiat arsitektur dan desainer interior untuk berbagi visi tentang ruang hidup ideal yang memberi keseimbangan perhatian pada estetika keseluruhan ruang dan kenyamanan serta kesehatan melalui penciptaan tata udara ideal didalamnya. Keselarasan antara keindahan desain dan kenyamanan tata udara inilah yang sesuai dengan semangat yang dibawa AC DAIKIN Home Central. Dari sisi kenyamanan misalnya, solusi AC sentral bagi hunian dan bangunan komersial DAIKIN ini memiliki berbagai ragam fitur yang dibuat sesuai kebutuhan spesifik menyertai kesejukan udara yang dibawanya. Diantaranya filtrasi berlapis untuk mengeliminasi berbagai partikel merugikan kesehatan di udara serta kemampuan mengatur tingkat kelembapan udara. Keseluruhan keunggulannya ini terbalut indah dengan tampilan ragam desain unit indoor AC Home Central DAIKIN yang membuatnya dapat menyatu sempurna dengan tata interior bangunan. Menjadi lini premium AC DAIKIN, keunggulan desain ini bersanding dengan kepraktisan penempatan dan perawatan dari keunikannya yang dapat mengoperasikan beberapa unit indoor hanya dengan satu unit outdoor. “Kesiapan DAIKIN sebagai penyedia solusi tata udara terpercaya dan para pegiat arsitektur dan desain interior sebagai pelaku penggerak pada industri inilah yang kemudian diharapkan dapat melahirkan kolaborasi dalam mewujudkan visi ruang hidup ideal,” ujar Shinji Miyata. “Tak hanya di Indonesia, namun hingga ke kawasan ASEAN. Memperluas sekaligus mengembangkan inspirasi dengan berbagai karya yang tumbuh didalam DAIKIN Designer Award,” ujarnya lagi. Bicara mengenai kolaborasi besar ini, menurut Shinji Miyata, tercermin dari kolaborasi internal DAIKIN sendiri. Menjadi penyelenggara bersama DAIKIN Designer Award 2026 adalah empat afiliasi DAIKIN yang termasuk didalamnya DAIKIN Indonesia, DAIKIN Malaysia, DAIKIN Singapura dan DAIKIN Filipina. Sejalan dengan pernyataannya ini, DAIKIN Designer Award 2026 dirancang terbuka bagi peserta dari seluruh negara didalam kawasan ASEAN. Membuatnya semakin terbuka bagi tumbuhnya pendekatan desain yang segar mengenai ruang hidup ideal, selain dari profesional, kompetisi ini terbuka bagi peserta kategori mahasiswa. Setiap kategori peserta memiliki kesempatan berlaga berdasarkan aplikasi bangunan yaitu bangunan hunian dan bangunan komersial F&B. Tak hanya terbatas bagi karya terbangun, namun juga meliputi rancangan konseptual desain arsitektur maupun desain interior. Khusus untuk kategori karya terbangun bagi hunian, dengan pertimbangan pada perkembangan hunian vertikal, kompetisi ini memiliki sub kategori bagi bangunan apartemen atau kondominium. Disisi lain, keseriusan membawa kompetisi ini ke tingkat ASEAN dapat dilihat dari kolaborasi DAIKIN dengan berbagai asosiasi besar bidang arsitektur dan desain interior. Dari Indonesia misalnya, DAIKIN berkolaborasi dengan Ikatan Arsitek Indonesia dan Himpunan Desainer Interior Indonesia. Dari Malaysia dan Singapura, kolaborasi dilakukan dengan Malaysian Institute of Interior Designers (MIID) dan Society of Interior Designers Singapore (SIDS). Sementara Philippine Institute of Interior Designers menjadi asosiasi desainer interior Filipina yang turut berkolaborasi dalam penyelenggaraan kompetisis ini. Kolaborasi dengan asosiasi ini diantaranya terwujud pada susunan dewan juri yang melibatkan nama besar di bidang arsitektur dan desain interior. Dari Indonesia misalnya, nama besar di bidang arsitektur yaitu Tan Tik Lam dan Cosmas Gozali menjadi juri bersama dengan Alex Bayusaputro yang telah dikenal luas dari berbagai karyanya sebagai desainer interior profesional dan Wenky Handono sebagai perwakilan juri dari DAIKIN. Dari Malaysia dan Singapura, IDr Tay Ei Ling dari MIID dan ID1. Henry Yew dari SIDS menjadi dua nama besar di bidang desain interior menjadi juri. Sementara dari Philipina, IDr. Cecil Ravelas menjadi juri mewakili PIID. Untuk kemudahan pendaftaran bagi peserta sekaligus informasi lebih detail terkait dengan pelaksanaannya, DAIKIN membuka laman khusus www.daikindesignerawards.daikin.co.id. Pendaftaran ini akan dibuka sepanjang 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. DAIKIN sendiri menyiapkan berbagai apresiasi bagi jajaran pemenang dari tiap kategori. Termasuk diantaranya, hadiah berupa uang tunai sejumlah total 540 juta rupiah.
oleh Daikin Indonesia 16 April 2026
Berlangsung sepanjang 14 – 16 April lalu, PT Daikin Airconditioning Indonesia menghelat pelatihan bagi siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Cimahi, Jawa Barat. Sejumlah 87 siswa tercatat menjadi peserta pelatihan ini. Dengan fokus materi pada pemeliharaan dan penanganan kendala bagi unit AC hunian, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan wawasan sekaligus kompetensi siswa. Sejalan dengan tujuan ini, dalam pelaksanaannya, setiap siswa diwajibkan mengikuti ujian pada sebelum dan di akhir pelatihan untuk mengevaluasi pemahaman siswa terkait materi yang disampaikan. Dalam penyampaian materi pun, menjadi perpaduan dari teori dan praktek dengan memanfaatkan unit AC DAIKIN di laboratorium praktek siswa di sekolah tersebut. Hal ini dimungkinkan karena SMKN 1 Cimahi menjadi mitra DAIKIN dalam implementasi program DAIKIN Center of Excellence (CoE) di sekolah menengah kejuruan. Bertujuan mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya bidang tata udara (HVAC), melalui program ini diantaranya DAIKIN menghadirkan laboratorium pembelajaran lengkap dengan unit AC terkini. Untuk menunjangnya, DAIKIN memberikan pengayaan kurikulum berbasis industri serta pelatihan dan uji kompetensi terjadwal sepanjang tahunnya bagi siswa maupun tenaga pengajar. DAIKIN berharap kehadiran CoE ini mampu mencetak lulusan SMK dengan kompetensi teknis dan kesiapan kerja tinggi untuk menjembatani kebutuhan industri dengan dunia pendidikan melalui penguatan link and match yang berkelanjutan.

Book a Service Today